PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Lebih dari Rp70 Miliar anggaran tahun ini digelontorkan untuk peningkatan jalan dan jembatan di Kabupaten Padang Lawas. Komitmen itu seiring dengan visi dan misi Bupati, Putra Mahkota Alam Hasibuan, guna menjadikan Padang Lawas unggul dibidang pembangunan.

Bupati yang akrab disapa PMA ini kerap melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi sumatera utara. Hasilnya, meski belum terlihat signifikan, perlahan mulai terealisasi.

Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Ir Amirhan Hasibuan, ST melalui Kabid Bina Marga, Saparuddin Nasution memaparkan keinginan kuat dari seorang bupati untuk memperluas jaringan demi pembangunan fisik di Padang Lawas. Khusus meningkatkan jalan dan jembatan/rambin (jembatan gantung, red) anggarannya naik dari tahun sebelumnya.

“Jalan Sisupak-Latong, Pejuang 45, trans PIR jalan simpang provinsi (trans pir sosa II), simpang provinsi-batang bulu mambu dan lainnya. Termasuk jalan banjar raja hingga sayur mahincat, itu sudah masuk dalam perencanaan tahun ini,” beber Saparuddin.

Sedangkan jembatan atau rambin juga akan ditingkatkan. Tak terkecuali jembatan/rambin di Desa Sabarimba tahun ini juga akan ditingkatkan. Dan saat ini,prosesnya sedang berjalan.

“Tinggal menunggu perubahan penjabaran anggaran. Kalau paketnya sudah ready itu,” jelas Saparuddin Nasution, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Padang Lawas.

Perlu ditegaskan, pekerjaan fisik di bidang bina marga ini bersumber dana dari DAU, DAK, dan juga BKP. Nominalnya mencapai Rp 70 miliar lebih.

“Tahun ini memang diperkirakan meningkat anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan di kabupaten padang lawas. Proposal yang diajukan pun ke pemerintah pusat, kita direspon. Terbukti beberapa titik jembatan saat ini sedang dikerjakan, seperti jembatan parapat dan rambin aek lancat. Namun pelaksananya bekerja sama dengan TNI,” terang Sapar.

Tidak sampai disitu, selain jalan kabupaten, jalan provinsi juga jadi atensi pemerintah daerah. Rencananya, tahun mendatang sejumlah ruas jalan provinsi mendapat perhatian dari pemprovsu.

“Kalau jalan provinsi tahun 2026 ini hanya ruas jalan sosopan. Panjangnya 2,7 kilometer. Tapi kalau tahun 2027 mudah mudahan jalan provinsi kita lumayan dapat atensi nantinya dari pemerintah provinsi,” kata Kabid. (Parningotan Aritonang-HT)