PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Bhabinkamtibmas Kelurahan Wek V Kecamatan Padangsidimpuan Selatan melaksanakan kegiatan problem solving melalui mediasi terhadap 2 warga yang berselisih di lingkungan I Kelurahan Wek V Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026) malam. Perselisihan ini ditandai kedua belah pihak yang berselisih saling melapor ke Polres Padangsidimpuan.
Bertempat di Madrasah Alwasliyah kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Supriono, S.H didampingi Aipda Khairun Ahmad selaku Bhabinkamtibmas dan dihadiri oleh Kepala lingkungan ( Kepling ), perangkat kampung, Alim ulama, Hatobangon, Harajaon dan kedua belah pihak yang berselisih.
Mediasi berlangsung secara humanis dengan mengedepankan pendekatan kekeluargaan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif dilingkungan masyarakat, akhirnya, kedua belah pihak yang berselisih akhirnya sepakat untuk berdamai Yan ditandai dengan salaman dan saling memaafkan.
Permasalahan yang ditangani melibatkan dua warga setempat, yakni Ibu Murni Hayati Nasution (69) dengan Amna Siregar (58). Perselisihan dipicu terkait masalah tapal batas yang sempat memanas hingga terjadi perbuatan yang tidak menyenangkan yang berujung saling membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan.
Menanggapi permasalahan tersebut, berkat koordinasi Kepling dengan pihak kepolisian, Bhabinkamtibmas segera mengambil langkah cepat dengan dengan mempertemukan kedua belah pihak dalam forum mediasi. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk implementasi Program Prioritas Kapolri PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) dalam menyelesaikan masalah ditengah masyarakat.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua warga sepakat untuk saling memaafkan dan tidak melanjutkan permasalahan ke jalur hukum. Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk sama – sama mencabut laporan pengaduannya di Polres Padangsidimpuan.
Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak serta disaksikan oleh tokoh masyarakat dan perangkat lingkungan dan Bhabinkamtibmas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Mediasi ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan, di mana kedua pihak saling berjabat tangan dan berpelukan. (Rahmat Efendi Nasution-HT)
