PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Suasana tenang di kawasan Jalan Sudirman, Kota Padangsidimpuan, mendadak berubah mencekam setelah terjadi dugaan pembacokan terhadap seorang mahasiswa pada Selasa (28/7/2026) dini hari. Peristiwa yang menghebohkan warga tersebut diduga bermula dari keributan di sebuah warung angkringan yang saat itu tengah bersiap menutup usahanya.

Korban diketahui berinisial Reza azhari (23). Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, insiden bermula ketika beberapa pria yang belum diketahui identitasnya datang ke warung angkringan dan diduga memancing perselisihan dengan korban beserta rekan-rekannya.

Salah seorang saksi berinisial IFS mengungkapkan, situasi awalnya berlangsung normal. Saat itu ia sedang memesan kopi, sementara korban bersama teman-temannya berketepatan angkringan sudah klos dan pemilik angkringan sedang berkemas barang mau tutup merapikan warung angkringan. Namun, suasana mendadak berubah ketika tiga orang yang tidak dikenal datang dan diduga langsung mengajak korban serta rekan-rekannya bertengkar.

“Awalnya saya lagi pesan kopi, dan korban. Tiba-tiba tiga orang yang tidak kami kenal datang dan langsung mengajak ribut dengan korban beserta teman-temannya,” ujar IFS.

Menurut keterangan saksi, ketegangan semakin memuncak ketika salah seorang dari kelompok tersebut diduga mengeluarkan sebilah golok dan mengancam orang-orang yang berada di lokasi. Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga diduga melakukan perusakan terhadap sejumlah peralatan milik warung angkringan dan sepeda motor milik teman korban sebelum meninggalkan tempat kejadian.

Merasa keberatan atas tindakan tersebut, korban bersama beberapa rekannya kemudian berupaya mengejar kelompok itu hingga ke depan Kantor Bank Sumut di Jalan Sudirman.

Setelah kejadian, saksi IFS segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Padangsidimpuan agar aparat kepolisian segera melakukan penanganan dan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Satreskrim Polres Padangsidimpuan telah mengamankan empat orang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. Sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian guna melengkapi proses penyelidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Padangsidimpuan belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap, identitas para terduga pelaku, maupun motif yang diduga menjadi pemicu terjadinya peristiwa tersebut.

Polisi masih terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan fakta yang sebenarnya. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum. (Rel-HT