PADANG LAWAS, HARIAN TABAGSEL.com– Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah Kecamatan di Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (23/11). Hujan intensitas tinggi sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi mengakibatkan sejumlah titik banjir dan longsor.

Sungai di Padang Lawas meluap. Dan berdampak banjir, menggenangi pemukiman warga.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (23/11) pagi Satu warga Kecamatan Barumun ditemukan meninggal di Sungai Galanggang. Korban ditemukan warga menyangkut di pelepah pohon sawit, diduga hanyut terbawa banjir.

Di Desa Harang Julu Kecamatan Ulu Sosa juga terjadi longsor. Dua rumah tertimbun. Korbannya Empat orang, masih dalam pencarian.

Tiga lainnya selamat dan dievakuasi ke RSUD Sibuhuan. Masing-masing korban Satu keluarga itu, Hermandianto, Lk, (40), Lila Siregar, Pr, (32), Azra, Lk, (7), dan Dwi, Pr, (5 bulan).

Hingga siang, warga berusaha mencari korban ditimbunan tanah longsor secara manual. Sampai Satu unit Alat berat turut diturunkan mencari korban yang masih tertimbun.

Di lokasi longsor, Personil Polres Padang Lawas, Koramil 09 Sosa dan Masyarakat masih terus melakukan evakuasi korban tertimbun longsor secara manual.

Namun ke – 4 korban masih belum dapat di evakuasi, disebabkan tanah longsor bercampur dengan pohon kelapa sawit.

“Akibat tinggi intensitas curah hujan dalam beberapa hari belakangan ini, berdampak meluap Sungai sehingga ratusan rumah warga di Kabupaten Padang lawas terendam banjir setinggi Dada Dewasa disertai lumpur setinggi 15 cm sampai 30 cm,” kata Waka Polres Kompol Sugianto, SPd.

Di Kecamatan Hutaraja Tinggi, berdasarkan laporan Kasat Lantas AKP Tongam Siregar SH, arus lalu lintas tepatnya di Desa Parmainan, jalan amblas terdapat mobil terpinggir.

Sehingga arus lalu lintas tidak bisa dilalui. Polisi masih berupaya mengevakuasi kemacetan lebih kurang dua kilometer tersebut.

Kemudian Kapolsek Sosopan AKP Irmanto melaporkan, terdapat Dua titik tanah longsor. Yakni di Desa Hutabaru Sosopan dan Desa Hutabara. Akibatnya, jalan lintas Sosopan-Aek Godang putus total hingga saat ini.

Sedang Kapolsek Barumun Tengah Iptu Elimawan Sitorus SH MH melaporkan Desa Parantonga dan Desa Tanjung Kecamatan Aek Nabara Barumun, 2 (dua) unit rumah warga hanyut terbawa banjir. Rumah tersebut diketahui milik Maradoli dan Parman.

Dua unit Rumah lainnya juga bergeser akibat banjir. Yakni rumah milik Soleh dan Indra.

“Selain itu Rambin/ jembatan gantung 1 unit rusak berat,” terang Kasi Humas Polres Palas, Iptu Arwansyah Batubara. (tan)