PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Pertandingan akbar,Turnamen Futsal Open MAN 2 Cup ke VIII Tahun 2026 kembali di gelar di Lapangan Futsal MAN 2 Padangsidimpuanpada 16 April s/d 2 Mei 2026. Sebanyak 7 daerah ikut ambil bagian pada gelaran ini yakni, Kota Padangsidimpuan, Sibolga, Kabupaten Deli Serdang (Lubuk Pakam), Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan. Turnamen ini secara resmi di buka Asisten Pemerintahan & Kesra Kota Padangsidimpuan (Asisten I), Iswan Nagabe Lubis, S.Sos. MM yang mewakili Wali Kota Padangsidimpuan pada Kamis (16/4/2026).

Kepala Sekolah MAN 2, Lobi Martua Hasibuan, SH, S.Pd pada kata sambutannya antara lain mengatakan bahwa jumlah peserta setiap tahun selalu bertambah, dimana tahun ini peserta sebanyak 125 tim.

Hal ini tak lepas dari perhatian Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Kementerian Agama Padangsidimpuan, Ketua AFKOT Padangsidimpuan serta dukungan semua pihak terutama orang tua siswa dalam hal ini Komite Sekolah sehingga turnamen ini kian ramai serta dapat berjalan sampai tahun ke 8.

“Berkat dukungan dan partisipasi berbagai pihak, turnemen ini dapat di gulir secara berkesinambungan, kita harapkan selain ajang untuk mengukur prestasi siswa di bidang futsal juga ajang silaturrahmi antar sekolah dan pelajar di Kabupaten dan Kota yang ada di Sumatera Utara, terkhusus daerah mengirimkan peserta,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya untuk terus menggelar Turnamen Futsal Open MAN 2 Cup setiap tahun sehingga ini menjadi kalender tahunan MAN 2 Kota Padangsidimpuan.

Sementara itu Pemko Padangsidimpuan yang diwakili Asisten I, Iswan Nagabe lubis dalam amanatnya mengatakan agar kegitan ini berlangsung dengan baik. Kepada seluruh peserta dan panitia harus menjunjung tinggi sportifitas.

Ia menyampaikan, atas nama pemerintah Kota Padangsidimpuan menyambut baik dan memberi apresiasi atas pelaksanaan turnamen ini hingga berjalan 8 kalinya atau 8 tahun berturut.

“Kami berharap dari turnamen ini akan lahir atlet berprestasi sebagai wujud langkah kongkrit kita bersama dalam mendukung kemajuan dan peningkatan prestasi dunia olahraga di Kota Padangsidimpuan. Kami melihat bahwa turnamen yang dibuka hari ini dapat dijadikan sebagai sarana dalam pencarian atau penjaringan bibit dan bakat atlit khususnya olahraga Futsal,” ujarnya.

Kepada Pembina atau pelatih termasuk guru olah raga, Iswan Nagabe meminta untuk merubah paradigma pembinaan atau pelatihan sebelum mengikuti tournament atau pertandingan.

“Sebelum mengikuti pertandingan, anak anak ini jangan dibebani wajib menang atau harus menang. Pelatih dalam hal ini yang utama harus mengasah bakat, skill, tehnik atau kemampuan anak secara individu maupun secara tim. Kalau dibebani target, ini jadi beban bagi anak anak, kecuali kalau sudah pemain professional,” paparnya.

Iswan Nagabe juga mengajak Pembina atau pelatih olahraga bidang apapun, terutama di tingkat pelajar, kalau ada tournament atau kompetisi, jangan terlebih dahulu pertanyakan apa dan seberapa besar hadiahnya.

“Pola-pola atau sikap seperti ini membuat orang-orang atau kepanitian, malas atau jengah untuk membuat ajang pertandingan. Pertandingan adalah tempat untuk menguji atau mengukur kemampuan, sportivitas, dan menambah pengalaman. Fokus pada perjuangan, bertarung dengan seluruh tenaga dan hati, jauh lebih berharga daripada sekadar hadiah material,” pesannya.

Di akhir sambutannya sebelum membuka Tournament ini secara resmi, Iswan Nagabe mengajak semua insan Futsal Kota Padangsidimpuan supaya kedepan memamfaatkan turnamen ini untuk mengasah kemampuan serta menunjukkan permainan terbaiknya dengan tetap menjaga sportifitas.

“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat kebersamaan dan semangat fair play di antara generasi muda khusunya pelajar. Tunjukkan permainan tim dan skill yang terbaik,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga,Ali Imron Harahap,SH, Ketua AFKOT Padangsidimpuan Marini Yuliana Hutabarat, yang mewakili Kapolres Padangsidimpuan, Kakan Kemenag Padangsidimpuan, Kadis Pariwisata Pemuda Olah Raga Kabupaten Tapanuli Selatan, Pengurus Komite MAN 2 Padangsidimpuan, sejumlah Kepala sekolah dan guru guru peserta Tournament dan sejumlah undangan lainnya.

Turnamen ini di tandai dengan tendangan bola ke gawang yang masing masing di lakukan yang mewakili Wali Kota, Ketua AFKOT Padangsidimpuan, yang mewakili Kapolres Padangsidimpuan, yang mewakili Kakan Kemenag dan yang mewakili Kadis Pariwisata Pemuda Olah Raga Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sebelumnya panitia melalui koordinator pertandingan, Muchlis Hadamean Siregar, SH, S.Pd yang juga wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, mengatakan Turnamen Futsal Open MAN 2 Cup ke VIII Tahun 2026 ini di bagi tiga kategori yakni tingkat SD/MI sebanyak 38 tim, SMP/MTs sebanyak 35 tim dan Tingkat SMA/MA sebanyak 52 tim, total 125 tim. Pada tahun 2025 peserta tournament ini sebanyak 117 tim. (Anas Nasution-HT)