PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Puluhan unit rumah pondok parsulukan Hj Aminah di Lingkungan I, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas hangus terbakar, Rabu (9/4) pagi sekira pukul 05.30 WIB.

Bangunan pondok yang biasanya ditempati orang tua lansia itu, rata dengan tanah. Tidak ada yang tersisa. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Tak menunggu lama, peristiwa nahas itu langsung mendapat perhatian dari Bupati-Wakil Bupati, Putra Mahkota Alam Hasibuan (PMA)-Achmad Fauzan Nasution (AFN).

Sekira pukul 10.00 WIB rombongan Bupati-Wakil Bupati yang diikuti sejumlah anggota DPRD meninjau langsung lokasi pondok, yang menyisakan puing kebakaran.

Disitu, PMA optimis secepatnya pondok-pondok tersebut akan terbangun kembali. Harapannya, para orang tua dari berbagai daerah bisa kembali berpondok, beribadah seperti sedia kala.

“Saya yakin, secepatnya akan terbangun kembali. Agar secepatnya juga orang tua Kita bisa kembali beribadah. Ada DPRD, apalagi sudah ditangani H M Rido Harahap,” kata PMA.

Dikesempatan itu, PMA turut menyerahkan bantuan sembako, selimut, dan uang tunai. Secara simbolis, bantuan ini langsung diterima Ketua dan Sekretaris pengelola pondok parsulukan, H Hamzah Harahap dan H M Rido Harahap.

Berdasarkan keterangan pengelola parsulukan, ada berkisar 47 unit pondok yang akan dibangun ulang. Diperkirakan menelan biaya Rp900 Juta.

“Karena kalau dihitung pembangunannya Rp15 juta per unit. Ditambah lagi isi pondok yang habis semuanya terbakar,” jelas H Hamzah.

Pasca kejadian, 25 lansia yang baru datang menempati usai lebaran, terpaksa dipulangkan ke keluarga masing-masing. Pondok akan kembali beroperasi seperti biasa, dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Kita telpon keluarga masing-masing untuk menjemput para orang tua,” ujar H Rido.

Tidak diketahui pasti penyebab kebakaran. Hanya saja, menurut ketua tim pemekaran ini kemungkinan adanya orang tua yang membuat pembakaran.

“Mungkin ada orang tua membakar ikan untuk lauk makan. Lalu ditinggal saat Sholat Subuh berjamaah. Kejadiannya pas Sholat, tiba-tiba ada bau asap. Pas dilihat sudah terbakar hampir semua pondok,” sebut Rido. (Parningotan Aritonang)