PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Seorang pria Samsir Martua Hasibuan (SMH) (38) warga Jalan Merdeka, Gg. Air Bersih Belakang Pasar Inpres Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan. Pria yang sehari-hari berjualan ini ditangkap petugas lantaran melakukan aksi pencurian di kios BRIlink.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 04 Juli 2025 sekira Pukul 09.00 Wib. Kala itu, pelapor Luky Irhamuddin Pohan dibangunkan oleh saksi Tengku Marisa Andini yang memberitahukan bahwa rumah mereka telah dimasuki pencuri.

Kemudian pelapor pergi ke dapur dan melihat jendela dapur sudah terbuka akibat di congkel. Selanjutnya pelapor pergi ke ruang depan tempat usaha pelapor membuka Kios Brilink dan memeriksa laci meja dan ember kecil telah kehilangan uang tunai sebesar Rp 20.000.000.

“Saat lelapor memeriksa CCTV terlihat seorang pelaku mengambil uang tersebut dengan memakai kaos warna putih menutupi kepalanya. Kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Padangsidimpuan,” ungkap Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Wira Prayatna melalui Kasat Reskrim, AKP H. Naibaho, SH, MH, kepada wartawan, Rabu (9/7/2025) siang.

Setelah menerima laporan, petugas bergerak cepat. Terbukti pada hari Selasa tanggal 8 Juli 2025, Team Opsnal berhasil menangkap pelaku di rumahnya di belakang Pasar Inpres Sadabuan.

Kepada petugas, pelaku menerangkan saat melakukan pencurian dengan cara mencongkel jendela dapur dan mengambil uang tersebut serta menghabiskannya untuk beli makan dan main judi slot.

“Adapun barang bukti yang diamankan, sepasang baju kaos dan celana pendek yg di gunakan pada saat melakukan pencurian. Sepotong daster warna kuning yg di gunakan untuk menutup kepala dan muka pada saat melakukan pencurian, dan uang tunai sebesar Rp230.000, serta 1 rekaman CCTV,” pungkasnya.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak menyimpan terlalu banyak uang tunai di rumah. Menyimpan uang tunai di rumah memiliki risiko seperti kehilangan, pencurian, kerusakan akibat faktor lingkungan (rayap, kebakaran) alangkah baiknya menyimpan uang di bank karena lebih aman.

Selain itu, Kasat Reskrim AKP H Naibaho mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan pribadi, terutama dalam hal harta benda.

Pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah rawan, namun kerja sama dari masyarakat tetap menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Warga juga diharapkan segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal. (Sabar Sitompul)