PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Pemerintah Kota Padangsidimpuan kembali meraih predikat KLA (Kota Layak Anak) Pratama untuk keempat kalinya, sebagai bukti upaya dan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan ramah anak. Keberhasilan ini di umumkan pada ajang Penganugerahan KLA 2025 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI, Jumat malam (8/8/2025) secara daring.
Penganugerahan KLA ini terdiri dari empat kategori, yakni kategori Pratama, Madya, Nindya dan Utama. Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) adalah sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Padangsidimpuan, Elida Tuti Nasution, SH, mengatakan bahwa kegiatan Penganugerahan KLA diikuti oleh pemerintah daerah, mitra pembangunan, serta perwakilan forum anak dari seluruh Indonesia.
Ajang ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat atas komitmen daerah, dunia pendidikan serta partisipasi aktif lembaga dan komunitas anak dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembangnya anak.
Kemen PPPA RI sebelumnya sudah melaksanakan proses penilaian yang dilakukan dalam tiga tahap, yakni evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, dan verifikasi lapangan secara hybrid, guna memastikan setiap daerah penerima penghargaan benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan, baik dari sisi regulasi, program, maupun implementasi.
Kemen PPPA RI dalam penganugrahan ini juga mengumumkan sejumlah daerah yang meraih penghargaan dengan kategori Pratama, Madya, Nindya, hingga Utama. Selain itu, diberikan pula piagam penghargaan bagi provinsi yang memenuhi standar sebagai Provinsi Layak Anak.
Elida Tuti mengucapkan rasa syukur atas capaian predikat Pratama tersebut. Menurutnya, prestasi ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, masyarakat, hingga lembaga pendidikan dan organisasi yang peduli terhadap pemenuhan hak-hak anak di Kota Padangsidimpuan.
Ia menargetkan Kota Padangsidimpuan mampu meraih predikat KLA kategori yang lebih tinggi pada waktu yang akan datang. Oleh karenanya, ia meminta dan berharap kepada seluruh Perangkat Daerah terkait bisa lebih mengoptimalkan unsur-unsur yang diperlukan sebagai standar penilaian KLA oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (Anas Nasution)


