PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan kecewa karena tidak puas akan pelayanan yang diberikan pihak RSUD kepada keluarganya, karena saat itu momen darurat, membutuhkan mobil ambulance untuk membawa pasien ke Rumah Sakit rujukan di Kota Medan, Sumatera Utara.
Kejadian ini bermula saat kondisi pasien yang diketahui bermarga Tamba mendadak mengalami penurunan kondisi kesehatan atau bisa dikatakan momen darurat untuk secepatnya untuk dirujuk ke Rumah Sakit rujukan di Kota Medan. Akan tetapi keterangan dari pihak perawat RSUD saat ini tidak memiliki mobil ambulance dan Rumah sakit rujukan di Kota Medan saat ini penuh.
“Padahal ini momen darurat, masa RSUD tidak memiliki mobil ambulance, pelayanan macam mana ini Pak Wali Kota, apa ini namanya APBD untuk rakyat,” terang salah satu keluarga pasien kepada media ini, Sabtu (16/8/2025) malam sekitar jam 21.00 Wib.
Beliau menjelaskan, keluarganya sudah empat hari menjalani pengobatan di RSUD Kota Padangsidimpuan, hari pertama masuk keluarganya ini masih bisa jalan dan untuk ke kamar mandi masih bisa sendirian, tetapi di hari kedua, kondisi kesehatan keluarganya ini mulai turun sehingga tidak bisa lagi jalan.
“Dan dihari ketiga kami coba untuk kordinasi dengan perawat supaya keluarga kami ini untuk dirujuk ke Rumah sakit rujukan di Kota Medan, akan tetapi pihak perawat mengatakan bahwa RSUD Kota Padangsidimpuan saat ini tidak memiliki mobil ambulance untuk membawa pasien ke Rumah sakit rujukan. Tidak itu saja, si perawat juga mengatakan, bahwa saat ini Rumah sakit rujukan di Kota Medan lagi penuh. Akhirnya keluh kesah kami sampaikan kepada anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dari Partai PDIP yang juga pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan saat ini ibu Taty Ariani Tambunan. Dan atas bantuan dari Ibu Taty Ariani Tambunan yang langsung melihat kami di RSUD ini langsung mendapat fasilitas mobil ambulance untuk dapat berobat ke Rumah sakit rujukan di Kota Medan,” terangnya.
Sementara anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dari Partai PDIP yang juga pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan, Hj. Taty Ariani Tambunan, SH kepada media mengatakan, bahwa pelayanan di RSUD ini harus ada perubahan sesegera mungkin, karena ini menyangkut dengan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Padangsidimpuan.
“Dari tadi saya telepon Direktur RSUD, tetapi Hp nya tidak bisa dihubungi, dan saat kita melihat langsung bahwa RSUD Kota Padangsidimpuan tidak memiliki mobil ambulance, mengingat, mobil ambulance itu sangat penting dan harusnya standby di RSUD ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat Kota Padangsidimpuan,” ungkap Taty Ariani Tambunan kepada media ini dengan nada kesal.
Selain itu, Ketua DPC PDIP Kota Padangsidimpuan ini juga mengatakan akan secepatnya memanggil Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mempertanyakan langsung terkait dengan mobil ambulance dan pelayanan yang dinilai minim di RSUD ini.
Informasi yang di dapatkan, RSUD Kota Padangsidimpuan memiliki 4 unit armada ambulance, dan saat ini 2 unit diketahui lagi perbaikan akibat kecelakaan lalulintas.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan mobil ambulance ini dikemudikan driver yang sama yang sampai saat ini driver tersebut tidak memiliki SK dari RSUD untuk membawa pasien rujukan ke Rumah sakit rujukan di luar Kota Padangsidimpuan. (Rahmat Efendi Nasution)


