PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Guna menstabilkan pasokan dan harga pangan, menekan inflasi, memitigasi dampak kenaikan harga pangan, membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah, membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan inklusif, Pemko Padangsidimpuan gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 6 Kecamatan, Sabtu (30/08/2025).
GPM ini merupakan rangkaian GPM di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia secara serentak.
Pantauan media di lokasi GPM Terminal Batunadua untuk Kecamatan Batunadua, sejak pagi masyarakat sudah berdatangan. Banyak yang rela antri demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.
Dimana dalam kesempatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, Plt Sekda, Rahmat Marzuki Nasution, Pimcab Perum Bulog, Dido Peto Siparif, Kepala Dinas Ketahan Pangan, Chairun Nisa Daulay, Kasat Sabhara Polres Padangsidimpuan, AKP Irwan, Kapolsek Batunadua, AKP T Saragih dan dari kodim 0212/TS.
Dalam arahannya, Walikota menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di 6 Kecamatan.
“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan serantak di 6 kecamatan se-Kota Padangsidimpuan sejak pagi,” kata Letnan Dalimunthe.
Dengan tujuan mengendalikan inflasi dan menjaga ketersedian pangan murah.
“Agar masyarakat membeli dengan harga murah sehingga diharapkan mampu menekan inflasi. Selain itu gerakan ini masif dan terkoordinasi juga dilaksanakan pihak Kepolisian (Polres), TNI (Kodim) dan Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan serta Perum Bulog,” kata Letnan Dalimunthe.
Sedangkan untuk harga, Kadis Ketahan Pangan, Chairun Nisa Daulay memastikan harga di GPM dibawah harga HET.
“Untuk harga yakni Rp59 ribu per sak atau tidak sampai 12 ribu perkilo kemasan 5 kilo. Sedangkan minyak goreng dengan harga Rp15.500 sesuai harga yang ditetapkan Bulog,” ucapnya.
Sedangkan 6 titik lokasi GPM yang dilaksanakan sejak pagi yakni untuk Kecamatan Huataimbaru di Halaman Puskesmas Hutaimbaru, Kecamatan Angkola Julu di Halaman Kantor Desa Joring Natobang, di Kantor Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kantor Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan Kantor Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
“Syukur bisa belanja beras murah. Harganya lumayan jauh lebih rendah daripada di toko. Sangat membantu,” kata Fitri (34 ) warga Batunadua yang datang bersama warga lain.
Hal senada disampaikan P. Siregar warga lainnya. Menurutnya, keberadaan pasar murah seperti ini meringankan beban masyarakat di tengah harga kebutuhan pokok yang terus naik.
“Kalau bisa lebih sering diadakan pasar murah di lokasi ini. Kami warga pasti sangat terbantu,” ujarnya.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, jajaran dari Kodim 0212/TS, Polres Padangsidimpuan, Satpol PP, Dishub menurunkan personel. Petugas gabungan terlihat mengatur arus pengunjung, membantu warga yang antri.
Kapolsek Batunadua Polres Padangsidimpuan, AKP T Saragih mengatakan pengamanan dilakukan agar masyarakat bisa berbelanja dengan tenang.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran personel dan petugas gabungan juga sekaligus mendukung program stabilisasi harga pangan di wilayah ini,” ujarnya.
AKP Tommat menegaskan, sinergi Bulog, Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Polri akan terus didukung karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli warga sekaligus mengendalikan harga bahan pokok di Kota Padangsidimpuan sesuai visi misi Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, Padangsidimpuan lebih mantap.
Amatan Pimcab Perum Bulog, Dido Peto Siparif yang juga hadir dilokasi memastikan ketersedian stok untuk Padangsidimpuan terpenuhi dan aman.
“Dari data dan laporan untuk Sumatera Utara Stok acadangan aberas (CBP) tersedia dan cukup. Serta untuk padangsidimpuan beras SPHP dengan stok cukup,” tegasnya. (Sabar Sitompul)


