PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Berada dipinggir tebing curam dan hampir terimbas bencana saat terjadinya longsor yang melumpuhkan Jalan Nasional Sisingamangaraja beberapa bulan lalu di Kota Padangsidimpuan, SMP Negeri 11 semakin mengkhawatirkan, Senin (01/09/2025).
Sekolah milik pemerintah ini berlokasi tepat di atas bukit dengan kontur tanah bekas longsor di Lingkungan III, Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Pantauan media dilokasi, dari sisi barat bangunan sekolah ini hanya berjarak 5 meter dengan tebing sedalam 50 meter yang longsor, sedangkan sisi utara berjarak sekitar 7 meter siap mengancam.
Jika dimusim penghujan, guru dan siswa akan khawatir adanya longsor susulan dan berharap pemerintah segera merelokasi sebanyak 190 siswa.
Mirisnya, selain ancaman nyawa karena longsor, disekolah ini juga susah mendapatkan air untuk kebutuhan MCK dan akses menuju sekolah juga harus mendaki ke sekolah karena berada diatas bukit, benar-benar perjuangan yang sulit bagi siswa.
Kepsek SMP Negeri 11 Padangsidimpuan, Rudi Iskandar Ritonga, SPd yang ditemui di sekolahnya mengungkapkan kondisi tersebut menjadi kewaspadaan.
“Setelah lognsor kemarin kita jadi harus waspada karena takutnya terjadi longsor lagi. Kita setuju sekali sekolah ini dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” kata Kepsek Rudi Iskandar.
Dirinya juga berharap kedepannya ada perencanaan oleh pemerintah terhadap sekolah yang dibangun tahun 1975 lalu.
“Selain ancaman longsor, juga disini ketersediaan air bersih sangat sulit untuk siswa dan guru,” tegas Kepsek.
Menanggapi kondisi infrastruktur sekolah tersebut, Ipong Dalimunthe yang juga Anggota Komisi 1 DPRD Kota Padangsidimpuan dari Daerah Pemilihan Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan Padangsidimpuan Hutaimbaru yang juga ikut meninjau langsung ke fasilitas pendidikan milik pemerintah dibawah naungan Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan ini akan turut menyuarakan aspirasi tersebut.
“Memang dari kondisi ini sudah perlu ada evaluasi dan perencanaan serta tindakan dari pemerintah daerah. Sebagai anggota DPRD saya akan sampaikan ini kelembaga untuk dikaji,” kata Ipong Dalimunthe yang juga abang kandung Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe ini.
Politisi PKB ini juga menyampaikan juga kepada pemerintah dan dinas terkait agar sama-sama memikirkan solusi.
“Harapannya bersama kita merembukkan solusi terbaik terhadap sekolah ini agar aman dan proses belajar mengajar menjadi nyaman sebagaimana visi Indonesia Emas 2045 terwujud,” harap putra daerah SiSiborangan, Kabupaten Tapsel ini. (Sabar Sitompul)


