PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Akibat dibakar api cemburu HS (39) lelaki beristri tega menyiram sang kekasih gelap MS (45) dengan air keras di pinggir jalan tepatnya di Jalan Sudirman, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu tanggal 11 Agustus 2024 lalu sekira Pukul 10: 00 Wib di picu akibat cemburu.
“Pada saat pelapor bersama anaknya berangkat dari rumah hendak beribadah ke Gereja HKBP Hutaimbaru Kota padangsidimpuan, pelapor melintas melihat terlapor HS duduk diatas sepeda motor tepatnya di Simpang Losung Batu Jalan Sudirman,” ujar Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP K Sinaga kepada wartawan Sabtu (13/09/25).
kemudian terlapor HS datang menyusul pelapor dari belakang dan tepatnya di depan gudang butut yang berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan datang terlapor HSmencegat laju kendaraan pelapor dan langsung menyiramkan cairan jenis air keras ke bagian wajah korban dan mengenai punggung anaknya sehingga mengakibatkan korban dan anaknya kesakitan.
Lebih lanjut kata Kasi Humas, setelah terlapor (pelaku) menyiramkan air keras tersebut pelaku melarikan diri ke arah Hutaimbaru dan melemparkan botol air mineral bekas wadah air keras ke pinggir jalan.
Atas peristiwa itu korban melapor ke polres Padangsidimpuan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/ 117/VIII/2024/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMATERA UTARA.
“Pada hari Jumat tanggal 12 September 2025 sekira Pukul 15.30 Wib, Team Resmob mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di kediaman Istrinya di Jalan Raja Inal Siregar Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan dan pelaku berhasil ditangkap,” paparnya.
Adapun motif pelaku lanjut Kasi Humas, yaitu tersangka dengan koban pacaran akan tetapi tersangka cemburu kepada korban karna korban pacaran dengan laki-laki lain.
Kemudian lanjut Kasi Humas, adapun barang bukti yang di amankan 1 helai baju daster warna merah corak batik yang diduga terdapat air keras, 1 helai celana dalam wanita warna hitam yang diduga terkena air keras, 1 helai BH warna hitam yang diduga terkena air keras, 1 helai kaos dalam anak warna putih yang diduga terkena air keras, 1 botol air mineral bertuliskan air keras diduga berisikan air keras.
“Barang bukti tersebut diatas telah dikirimkan ke Laboratorium Forensik Polda Sumut. Adapun hasil dari Labfor dari barang bukti tersebut telah diterima oleh Labfor Polda Sumut ditemukan asam sulfat (H2SO4),” katanya. (Rel)


