PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidimpuan membuka Posko Bantuan Bencana yang terjadi di Kota Padangsidimpuan. Pembukaan posko bantuan ini untuk menerima dan menyalurkan bantuan dari masyarakat yang perduli terhadap musibah yang terjadi di sekitar Kota Padangsidimpuan.
Posko ini di tempatkan di Markas PMI Kota Padangsidimpuan Jalan FL. Tobing No.10 (samping RSUD Padangsidimpuan) di buka sejak Kamis (27/11/2025).
Ketua PMI Padangsidimpuan Harry Pahlevi Harahap melalui Sekretaris PMI Rizki Halomoan Pulungan mengatakan, pendirian atau pembukaan posko ini adalah bentuk kepedulian PMI terhadap musih yang terjadi sekaligus perpanjangan tangan bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada korban atau warga yang terdampak banjir.
Terkait bentuk bantuan yang di tampung Posko Bantuan PMI, ia mengatakan apapun yang di berikan masyarakat tetap di terima dan nanti akan disalurkan ke warga terdampak.
“Apapun yang di sumbangkan warga, kita terima dan nantinya akan kita salurkan. Kalau melihat kondisi lapangan, saat ini yang dibutuhkan masyarakat terdampak antara lain sembako, keperluan balita atau anak anak, keperluan mandi seperti sabun begitu juga pakaian layak pakai,” ucapnya.
Posko bantuan PMI ini juga menerima donasi yang dapat disalurkan ke nomor rekening PMI 23002040397291 Bank Sumut.
Update data laporan kejadian bencana banjir dan tanah longsor yang dihimpun hingga saat berita ini di turunkan antara lain Banjir di Melati Seberang dan Kelurahan Hanopan, Jalan Kasantaroji Kelurahan Ujung Padang, Gang Bersinar Kelurahan Sidangkal, Gang Syukur Kelurahan Losung Batu, Kelurahan Sabungan, Desa Sabungan Sipabangun.
Tanah longsor di Kelurahan Timbangan Lingkungan 3, Kelurahan Sabungan, Desa Tinjoman, Kelurahan Lubuk Manik Hutaimbaru, Kelurahan Wek VI. Korban jiwa satu orang, fasilitas ibadah yang hanyut 1, rumah terdampak 240 KK 870 jiwa. (Anas Nasution-HT)


