PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, tepatnya di sekitar TPU Sihitang, pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 20.40 WIB.

Insiden maut ini merenggut nyawa seorang pemuda berusia 21 tahun, ANH, warga Gunung Baringin, Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan. ANH tewas di TKP. Sedangkan rekan ANH, yaitu FOS seorang pelajar berusia 15 tahun, warga Jalan Alboint Hutabarat, Kota Padangsidimpuan mengalami luka ringan.

Peristiwa tabrakan dari arah depan-depan tersebut melibatkan satu unit mobil bus ALS nomor polisi BK 7815 LG bernomor pintu 64 dengan satu unit Becak Motor (Betor) barang berbasis sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam BK 4222 AMZ.

Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi, dalam keterangan tertulis menjelaskan, kejadian maut ini bermula saat Betor yang dikendarai ANH membawa penumpang FOS, melaju dari arah pusat Kota Padangsidimpuan menuju Pijorkoling.

“Saat mendekati lokasi kejadian, diduga korban melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului sepeda motor di depannya dengan mengambil jalur terlalu ke kanan,” jelas Kasat.

Pada waktu yang bersamaan, lanjut Kasat, dari arah berlawanan datang bus ALS yang dikemudikan oleh Fandi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Akibat benturan keras, ANH mengalami luka parah, di antaranya patah tulang pada kedua kaki, luka robek di kaki kiri, luka lecet di kaki kanan, tangan kiri, dada dan perut, serta bahu kiri, juga luka lebam di bagian wajah.

“Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara penumpangnya mengalami luka lecet di bagian kaki kiri,” kata Kasat.

Kedua korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk penanganan medis lebih lanjut. Dari kejadian ini, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit bus ALS yang mengalami kerusakan ringan serta Betor yang rusak berat.

Dalam kesempatan ini, Kasat mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih disiplin dan berhati-hati dalam berkendara. Ia menegaskan pentingnya tidak memaksakan diri mendahului kendaraan di kondisi jalan yang tidak memungkinkan, terutama pada malam hari.

“Kendalikan kecepatan, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta utamakan keselamatan di atas segalanya. Sebab, kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada konsekuensi yang fatal,” pungkas Kasat.(Sabar Sitompul-HT)