PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan menjadi sorotan setelah Rumah Sakit tersebut mengalami kerusakan mesin genset selama 2 hari.

Akibatnya, ruangan IGD sempat gelap beberapa jam ditambah hawa panas menyengat dan sumpek akibat AC tidak berfungsi.l ditambah pasien membludak.

Pantauan media ini, Kamis (27/8/2026) sore, beberapa pasien keluhkan kepanasan yang menyengat akibat tidak berfungsinya AC diruangan tersebut, ditambah lagi padatnya pasien IGD saat itu.

“Iya bang panas kali ruangan ini, dan kita sudah tanyakan kepada salah satu perawat di ruangan ini yang mengatakan AC tidak berfungsi gegara ada kerusakan pada mesin genset sehingga arus listrik diruangan IGD ini padam,” ujar salah satu keluarga pasien kepada media ini sambil mengipas-ngipas keluarganya yang sedang dirawat di Rumah Sakit kebanggaan Kota Padangsidimpuan ini.

Lebih jelasnya, dia mengungkapkan bahwa kondisi seperti ini sudah hampir 1 jam, apalagi cuaca saat ini sangat panas menyengat bang.

Salah satu perawat di ruangan IGD membenarkan kejadian tersebut yang mengatakan bahwa arus listrik diruangan IGD padam dikarenakan mesin genset rusak dan saat sedang dilakukan perbaikan.

“Betul Pak, saat ini ruangan IGD listrik mati total gegara ada kerusakan pada mesin genset, dan saat ini sedang ada perbaikan pada mesin genset tersebut,” ujarnya.

Sementara Kepala bidang (Kabid) Penunjang Non Medis RSUD Kota Padangsidimpuan, Kombang Ali Yasin Dalimunthe mengungkapkan bahwa kerusakan pada arus panel ke genset dikarenakan mesin genset terbakar dua hari yang lalu.

“Dan kerusakannya pada Om saklar (Panel) bang, sehingga listrik tidak bisa mengalir keseluruh ruangan termasuk ruangan IGD Bang. Kerusakannya sudah 2 hari, mulai dari malam selasa kemarin dan saat ini sudah dilakukan perbaikan dan mudah-mudahan hari ini selesai Bang,” jelas Kombang Ali Yasin Dalimunthe kepada media ini.

Sebelumnya, pada hari Senin (24/8/2026) malam, ruangan IGD RSUD Kota Padangsidimpuan gelap gulita dikarenakan kerusakan pada mesin genset RSUD tersebut, sehingga aktivitas penerangan di ruangan IGD hanya mengandalkan cahaya seadanya.

“Kami menunggu dalam kegelapan, ini IGD, bukan gudang kosong,” ujar salah satu pasien saat itu.”ujar salah satu pasien RSUD Kota Padangsidimpuan saat itu.(Rahmat Efendi Nasution-HT)