PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– PT Agincourt Resources (PTAR) bersama, PT Astra Honda Motor (AHM), PT Indako Trading Coy dan FIF Group memberikan edukasi mengenai teknologi kendaraan listrik kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program Honda EV Academy – Green Mobility Education for Vocation School 2026.
Kegiatan tersebut menyasar dua sekolah mitra PTAR di Kota Padangsidimpuan, yakni SMKN 2 Padangsidimpuan dan SMKS Teruna Padangsidimpuan, yang masing-masing memiliki jurusan Teknik Sepeda Motor.
Sekitar 150 siswa dari kedua sekolah tersebut mengikuti kegiatan edukasi di dua tempat berbeda ini yang dirancang untuk memperluas wawasan dan kompetensi siswa menghadapi perkembangan teknologi kendaraan listrik yang semakin pesat.
Melalui program tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teknologi dan produk sepeda motor listrik atau electric vehicle (EV), tetapi juga memperoleh edukasi mengenai keselamatan berkendara serta pengalaman langsung melalui EV Display dan Test Ride.
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala SMKN 2 Padangsidimpuan, Zendro Hasibuan, Kepala Cabang FIF Group Padangsidimpuan, M Sukri Nasution, serta perwakilan PT Indako Medan dan Padangsidimpuan.
Christine Pepah mengatakan program Honda EV Academy ini dinilai penting bagi siswa jurusan Teknik Sepeda Motor karena perkembangan industri otomotif saat ini tidak lagi hanya berkutat pada kendaraan bermesin konvensional. Katanya peralihan menuju kendaraan listrik membuat tenaga kerja di bidang otomotif dituntut memiliki kompetensi baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Christine berharap dengan edukasi tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami sistem dan teknologi sepeda motor konvensional, tetapi juga mulai mengenal teknologi kendaraan listrik, sehingga ke depan dapat memiliki keterampilan untuk menjadi teknisi kendaraan listrik yang kompeten.
Selain menyasar kalangan pelajar, PTAR dan Indako juga memberikan edukasi kendaraan listrik kepada sekitar 30 mekanik bengkel yang berasal dari wilayah Batang Toru dan Muara Batang Toru. Kegiatan bagi para mekanik tersebut dilaksanakan di Sopo Daganak pada 30 Agustus 2026 lalu.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PTAR dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Melalui edukasi yang dimulai dari lingkungan sekolah, PTAR berupaya memperkenalkan teknologi mobilitas berkelanjutan kepada generasi muda sekaligus mendorong mereka memahami pentingnya pemanfaatan teknologi yang mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Salah seorang siswa jurusan Teknik Sepeda Motor, Muhammad Ridho, mengaku mendapatkan pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. Ia menilai pengenalan kendaraan listrik penting bagi siswa SMK, khususnya mereka yang mengambil bidang otomotif.
“Menambah pengetahuan kami khususnya sepeda motor listrik dan berkaitan dengan ilmu yang sedang kami pelajari saat ini di sekolah,” ujar Muhammad Ridho.
Dengan adanya Honda EV Academy, diharapkan semakin banyak siswa vokasi yang memiliki kesiapan menghadapi transformasi industri otomotif, sekaligus membuka peluang bagi lahirnya tenaga teknis lokal yang mampu mengikuti perkembangan teknologi kendaraan listrik di masa mendatang. (Parlin Pohan-HT)
