PADANG LAWAS, HARIAN TABAGSEL.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) sepakat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1,137 triliun. Pengesahan APBD 2024 itu disampaikan pada rapat paripurna di gedung DPRD, Kamis (30/11) sekira pukul 23.00 WIB.
Informasi yang dihimpun Harian Tabagsel, dari anggaran yang ditetapkan itu, Pemkab Palas mengalami defisit sebesar Rp8 miliar lebih. Sedang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun dari tahun sebelumnya, dari Rp87 miliar menjadi Rp47 miliar.
Berikut tabel ringkasan APBD yang diklasifikasi menurut kelompok dan jenis pendapatan, belanja, dan pembiayaan tahun anggaran 2024:
-Pendapatan Asli Daerah Rp47.487.937.457
-Pajak Daerah Rp32.797.831.148
-Retribusi Daerah Rp2.950.964.000
-Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Rp3.958.461.193
-Lain-Lain PAD yang sah Rp7.794.681.116
-Pendapatan Transfer Rp1.058.939.820.672
-Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Rp1.013.660.439.000
-Pendapatan Transfer Antar Daerah Rp45.279.381.672
-Lain-lain Pendapatan Daerah yang Syah Rp21.680.750.000
-Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan Rp21.680.750.000
-Jumlah Pendapatan Rp1.128.122.508.129.
Sementara untuk Belanja Daerah mencapai Rp721.007.988.227. Masing-masing Belanja Operasi Rp442.955.113.418, Belanja Pegawai Rp217.013.097.042, Belanja Barang dan Jasa Rp58.849.078.915, Belanja Hibah Rp2.190.698.852.
Selanjutnya Belanja Bantuan Sosial Rp118.913.101.554, Belanja Modal Rp22.922.336.600, Belanja Modal Peralatan dan Mesin Rp16.338.550.000, Belanja Modal Gedung dan Bangunan Rp68.999.061.954, Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi Rp10.653.153.000, Belanja Modal Aset Tetap Lainnya Rp4.267.313.878. Seterusnya Belanja Tidak Terduga Rp4.267.313.878.
Kemudian Belanja Transfer Rp292.825.702.465, Belanja Bagi Hasil Rp3.469.552.773, Belanja Bantuan Keuangan Rp289.356.149.692. Total jumlah Belanja Rp1.137.014.106.124. Dan Total Surplus/(Defisit) minus sebesar Rp8.891.597.995.
Jadi penerimaan Pembiayaan Rp8.891.597.995, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya Rp8.891.597.995, Jumlah Pengeluaran Pembiayaan Rp0, Pembiayaan Netto Rp8.891.597.995. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran daerah Tahun berkenan (silpa) Rp0.
Dampak penetapan APBD 2024 ini juga berpengaruh pada sejumlah OPD. Dimana beberapa OPD mengalami pemangkasan anggaran. Bahkan, penerimaan PPPK tahun anggaran 2024 dibatalkan.
“Dengan beban pembiayaan tersebut, maka DPRD membatalkan penerimaan PPPK, dikarenakan besarnya pembiayaan penerimaan tersebut,” kata M Iketaken Hasibuan, Badan anggaran DPRD membacakan laporan pada rapat tersebut. (tan)

