TAPANULI SELATAN, HARIAN TABAGSEL.com– Banjir melanda pemukiman penduduk di tiga desa dan satu kelurahan yang berada di Kecamatan Angkola Tano Tombangan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (3/1/2024) pagi. Bahkan, ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, banjir tersebut akibat meluapnya sungai di kawasan tersebut. Dimana sebelumnya kawasan tersebut diguyur hujan deras.
Alhasil, air sungai pun meluap hingga membanjiri pemukiman warga yang berada di Desa Lumban Jabi- jabi, Desa Purba Tua, dan Desa Huta Raja dan Kelurahan Panabari Huta Tonga. Akibat hal ini, aktivitas warga pun terganggu akibat terendam banjir.
Kepada wartawan, salah seorang warga Saryomono Simamora mengatakan, banjir tersebut disebabkan tingginya intensitas curah hujan sejak Rabu (3/1/2024) dini hari. Alhasil, sejumlah anak sungai di kawasan tersebut meluap hingga merendam 3 desa dan 1 kelurahan.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, dari 4 daerah tersebut 3 kawasan mengalami banjir yang parah. Dimana, 3 daerah tersebut yakni Desa Lumban Jabi-Jabi, Desa Purba Tua, dan Desa Hutaraja ketinggian air hingga mencapai 50 sentimeter.
“Yang parah itu 3. Desa Lumban Jabi-Jabi, Desa Purba Tua, dan Desa Hutaraja. Tinggi airnya kurang lebih 50 sentimeter,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Morgan tersebut mengatakan, hingga kini warga masih bertahan di kediamannya masing-masing.
“Belum ada yang ngungsi. Mereka bertahan sampai saat ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, beredar video banjir merendam 2 desa yakni Desa Hutaraja, dan Desa Purba Tua di media sosial. Dimana, banjir tersebut merendam rumah warga serta akses jalan warga. Bahkan, ketinggalan air di kawasan tersebut mendapai 50 sentimeter.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan, Umar Halomoan Daulay kepada wartawan media ini mengatakan, saat ini pihaknya tengah meluncur ke lokasi.
“Ini personil masih ke lokasi. Belum tau kita seperti apa situasi terkini, di sana, yang jelas kita Sedang meluncur ke lokasi banjir,” akunya.
Lebih lanjut, dirinya menyebutkan, banjir tersebut terjadi sejak Rabu (3/1/2024) pagi. Dimana hal ini akibat meluapnya sungai di kawasan tersebut.
“Banjirnya sejak tadi pagi. Meluap sungainya lantaran tingginya intensitas curah hujan,” pungkasnya.
Banjir Berangsur Surut
Banjir yang melanda 3 desa dan 1 kelurahan yang berada di Kecamatan Angkola Tano Tombangan, Kabupaten Tapanuli Selatan mulai surut. Saat ini warga beserta tim gabungan dari TNI, Polri, serta petugas BPBD Tapanuli Selatan tengah membersihkan material banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan, Umar Halomoan Daulay mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan. Dimana, hal ini bertujuan guna dapat memastikan jumlah masyarakat yang terdampak banjir.
“Banjirnya sudah mulai surut. Saat ini petugas dan warga tengah membersihkan material banjir. Bahkan guna memastikan jumlah warga, saat ini tengah dilakukan pendataan,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (3/1/2024) siang. (SMS)
