PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Satpol PP bersama TNI dan Polres Padangsidimpuan kembali berhasil mengamankan 15 orang dari sejumlah Pondok Tenda Biru di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadu, dan cafe serta Pakter Tuak di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Jumat (2/5/2025) malam.

Ke 15 orang yang diamankan tim gabungan ini tidak bisa menunjukkan KTP dan sebagian ada pasangan suami istri yang tidak sah diantaranya dijaring di dalam pondok berlokasi di Jalan Jendral Besar Abdul Haris Nasution Desa Pudun Jae dan sebagian dari cafe dan pakter tuak yang berada di Desa Labuhan Rasoki.

Foto: Razia yang dilakukan di salah satu pakter Tuak. (Ist)

Razia Pekat (Penyakit Masyarakat) yang dilakukan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) bersama Polres Padangsidimpuan dan anggota Koramil Kota dimulai sekitar pukul 20.00 Wib. Petugas menyisir sejumlah pondok tertutup dan cafe di sejumlah lokasi.

kepada wartawan‎ Kasatpol PP Kota Padangsidimpuan, Zulkifli Lubis, SH, mengatakan, razia yang dilakukan ini adalah gabungan dari Satpol PP Kota Padangsidimpuan, TNI, Polri dengan mengerahkan ratusan personel dalam razia ini.

“Total ada 15 orang terdiri dari pria dan wanita. Saat diamankan ada sebagian pasangan sedang berduaan di dalam pondok tertutup. Mereka juga tidak ada yang memliki KTP,” ungkapnya.

Foto: 15 orang berhasil diamankan dari sejumlah Pondok Tenda Biru di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadu dan cafe serta Pakter Tuak di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara dalam razia Pekat, Jmat (2/5/2025) malam. (Ist)

Tujuan dari kegiatan, karena banyak laporan dari masyarakat ke Satpol PP Kota Padangsidimpuan, maraknya pondok tertutup, cafe dan pakter tuak di dua Kecamatan tersebut.

“Makanya kita lakukan razia bersama. Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana Kota Padangsidimpuan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara berkala, baik dalam operasi gabungan maupun patroli mandiri oleh Satpol PP.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif agar Kota Padangsidimpuan tetap nyaman dan tidak terganggu oleh keberadaan lokasi tersebut. Yang terjaring malam ini kita bawa ke Kantor Satpol PP dan akan kita beri pembinaan. Termasuk menyampaikan kepada mereka agar jangan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Karena Padangsidimpuan dikenal sebagai bagian Serambi Mekkah dan Kota Dalian Natolu, yang menjunjung tinggi adat istiadat. Sehingga semua warga harus menjaga nama baik kota ini,” ucapnya. (Sabar Sitompul)

Foto: 15 orang berhasil diamankan dari sejumlah Pondok Tenda Biru di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadu dan cafe serta Pakter Tuak di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara dalam razia Pekat, Jmat (2/5/2025) malam. (Ist)