PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– 12 orang tewas dalam kecelakaan tunggal Bus ALS jurusan Medan-Bekasi di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Selasa (6/5/2025).

Hingga Selasa (6/5/2025) malam, sejumlah keluarga korban kecelakaan bus ALS di Padang Panjang, sudah datang ke RSUD Padang Panjang untuk proses penjemputan.

Rombongan keluarga tersebut ke RSUD Padang Panjang untuk mengidentifikasi pihak keluarga mereka yang menjadi korban kecelakaan bus ALS.

Terlihat juga, keluarga korban yang istri dan kedua anaknya meninggal dunia akibat kecelakaan bus ALS tersebut datang menjelang maghrib.

Saat petugas pos membawa keluarga tersebut ke papan daftar korban kecelakaan, ia menunjuk pada nomor 1, 2 dan 3.

Di mana, daftar korban meninggal dunia pertama bernama Rema Andini Pane (1,5), kedua Naufal Rehan Pane (6) dan ketiga Riski Agustini Lubis (32).

Sementara itu Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Sumbar, Dr. Eka Purnama Sari menyebut sebanyak 8 keluarga dari 12 korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus ALS di Padang Panjang, sudah datang ke RSUD untuk menjemput jenazah keluarganya.

“Saat ini sudah datang 8 pihak keluarga ke RSUD Padang Panjang untuk proses penjemputan,” beber Dr. Eka.

“Keluarga korban ada yang datang dari Bekasi dan Medan,” sambungnya.

Lalu, Dr. Eka menjelaskan dari 8 korban meninggal dunia tersebut bakal dibawa pihak keluarga ke tiga daerah.

3 korban bakal dibawa pihak keluarga dengan tujuan Padangsidjmpuan, 2 jenazah ke Medan dan 3 lagi ke daerah Sipolha, di Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

“3 korban dibawa ke Padangsidimpuan, terdiri Ibu dan dua Anaknya, 2 ke Medan dan 3 lagi ke daerah Sipolha, Kabupaten Simalungun,” beber Dr. Eka.

Deru suara tiga ambulans memecah keheningan di pagi jhari di Jalan H Abdul Aziz, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota padangsidimpuan. Petugas Rumah sakit membawa tiga jenazah terdiri Riski Agustini Lubis (32) bersama dua anaknya masing-masing Rema Andini Pane (1,5) dan Naufal Rehan Pane (6).

Foto: Para pelayat di rumah duka di Jalan H Abdul Aziz, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Rabu (7/5/2025) pagi. (Sabar Sitompul)

kedatangan jenazah ketiganya disambut keluarga dan warga sekitar dengan isak tangis.

Warga yang melayat sejak pagi kemudian bergantian masuk ke rumah duka untuk mendoakan ketiga jenazah korban kecelakaan bus tersebut.

Ingin pulang ke Bekasi Usai Melayat dari Kota Padangsidimpuan

Yoyon (35) salah seorang kerabat korban saat ditemui Harian Tabagsel di rumah duka mengatakan, Riski Agustini dan kedua anaknya Andini Pane (1,5) dan Naufal Rehan Pane (6) menjadi korban kecelakaan tunggal Bus ALS jurusan Medan-Bekasi di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (6/5/2025) kemarin.

Menurut kerabat korban Yoyon, Almarhum Agustini Lubis datang ke Kota Padangsidimpuan untuk melayat ibundanya yang meninggal dunia setelah sepuluh hari berada di kampung halamannya di Jalan H Abdul Aziz, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Senin malam hendak pulang ke Bekasi.

Sebelum pulang ke bekasi Almarhum sempat bercerita kepada kerabatnya bahwa malam ini merupakan makan terakhir dirinya di rumah orangtua nya tersebut, namun naas dalam perjalanan menuju Bekasi dengan menaiki Bus ALS Nomor 285 mengalami kecelakaan maut.

Mereka Berangkat empat hari yang lalu diantar kerabat lain sampai loket ALS di Padang Matinggi, Kota Padangsidimpuan.

Sementara Lurah Losung, Aswar Siregar, membenarkan bahwa Riski Agustini Lubis (32) bersama kedua anaknya jadi korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah warga Kelurahan Losung dan merantau bersama suaminya di Bekasi.

“Semua korban adalah warga kami, rencananya ketiganya dimakamkan di Tempat Pemakaman keluarga di kelurahan Losung siang ini,” katanya.

pada kesempatan Itu mewakili Pemko Padangsidimpuan, Lurah Losung Aswar Siregar, mengucapkan turut berduka cita dan sangat prihatin yang sedalam-dalamnya kepada tiga korban tewas lakalantas di Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat.

“Semoga korban yang meninggal dalam kondisi husnul khotimah, dan kepada pihak keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya. (Sabar Sitompul)