PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Aliansi gabungan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Mahasiswa Pemuda Peduli Hukum (DPP Permada PH) dan Gerakan Mahasiswa Anti Penindasan (Gemas) gelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di depan Kantor Kejari Padangsidimpuan, Jum’at (20/6) Siang.

Tidak tanggung-tanggung, aksi unras ini dibarengi dengan pembakaran ban di depan pintu masuk kantor Kejari Padangsidimpuan dengan tuntutan supaya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan, Dr. Lambok MJ Sidabutar, SH, MH segera mundur dari jabatannya karena dinilai kinerjanya bobrok dan di duga sebagai pelindung koruptor.

Kebobrokan kinerja Kejari Padangsidimpuan dibawah pimpinan Lambok MJ Sidabutar ini salah satunya Kejari Padangsidimpuan kalah Prapid dengan Mustafa Kamal Siregar atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pemotongan 18 % Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2023.

“Disitu terlihat, Kejari Padangsidimpuan sebagai penegak hukum seharusnya memiliki standard profesional, integritas dan kehati-hatian yang sangat tinggi dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka,” cap Rezky Fery Sandria selaku kordinator aksi.

Dengan pengawalan yang ketat dari pihak kepolisian aksi Unras DPP Permada PH dan Gemas meminta supaya Kajari Padangsidimpuan Lambok MJ Sidabutar menerima aspirasi mereka, karena Kajari Padangsidimpuan tidak pernah dan tidak mau menerima aksi unras mahasiswa yang kuat dugaan Kajari Padangsidimpuan ini anti kritik.

“Sudah berapa kali kita melakukan aksi unras untuk menyampaikan aspirasi di depan kantor Kejari ini, sekalipun tidak pernah diterima langsung oleh Kajari Padangsidimpuan, Lambok MJ Sidabutar, untuk itu kami mahasiswa Padangsidimpuan memberikan gelar Kajari Padangsidimpuan Lambok MJ Sidabutar anti kritik,” teriak Hasbi Munandar Nasution selaku kordinator lapangan.

Selanjutnya, dihadapan staf Kejari Padangsidimpuan, DPP Permada PH dan Gemas menyampaikan tuntutannya, meminta Kajatisu mengambil sikap tegas untuk memanggil dan memeriksa Kajari Padangsidimpuan Lambok MJ Sidabutar.

Meminta Kajatisu segera mengavaluasi ataupun mencopot Kajari Padangsidimpuan Lambok MJ Sidabutar dari jabatannya yang mereka duga tebang pilih untuk penegakan hukum di Kota Padangsidimpuan.

Selanjutnya, meminta kepada Kajari Padangsidimpuan Lambok MJ Sidabutar untuk mundur dari jabatannya karena tidak mampu dalam mengemban jabatannya.

Pantauan media ini, aksi unras ini berjalan dengan aman dan tertib di bawah pengawasan personil Polres Padangsidimpuan dipimpin Kasi Humas, AKP K. Sinaga, SH. (Rahmat Efendi Nasution)