PADANGSUDIMPUAN, hariantabagsel.com- Warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan mendadak heboh, Kamis (17/5/2025) pagi sekira pukul 09.30 WIB.
Pasalnya, sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di warung kopi milik warga.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, penemuan tersebut pertama kali diketahui saat pemilik mendatangi warung kopi tersebut.
Saat itu, korban yang diketahui bernama Roni Gunawan Harahap alias Tohong Harahap (70) warga Jalan Tano Bato, Kelurahan Batang Ayumi Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan mengeluh tentang kesehatan tubuhnya.
Tak lama berselang, korban kemudian korban menumpang tidur setelah korban memesan kopi hitam ABC.
Seiring berjalannya waktu, korban sudah tergeletak di lantai sehingga pemilik warung memanggil warga sekitar dan memeriksa korban.
Saat itulah diketahui bahwa korban sudah tidak bernafas. Seketika itu juga, warga pun kemudian menghubungi petugas Polres Padangsidimpuan.
Setibanya di lokasi, petugas bersama Tim Inavis Satreskrim Polres Padangsidimpuan langsung mengevakuasi korban sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan.
“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan obat merk Grafadon Paracetamol di dalam plastik biru yang berada di saku celana korban. Ditemukan balsem merk Balsem lang yang berada di saku celana korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H Naibaho SH, MH saat dikonfirmasi wartawan.
Tidak sampai disitu, dari pemeriksaan petugas rumah sakit, tdak ditemukan adanya tindak kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga yang datang ke rumah sakit dan memutuskan untuk tidak melakukan autopsi karena Tohong Harahap diketahui memiliki riwayat penyakit.
“Jenazah langsung dimakamkan oleh keluarga. Tidak ada kecurigaan karena memang korban memiliki riwayat sakit,” kata kasat
“Saat ini, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga. Bahkan pihak keluarga tidak ada keberatan mengenai meninggalnya korban,” tambah Kasat.
“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap warga lansia, agar kejadian serupa tak terulang kembali,” pesan Kasat. (Sabar Sitompul)


