TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com- Situs Cagar Budaya, Makam Namora Pande Bosi/Daeng Malela yang terletak di Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, merupakan salah satu peninggalan Situs Cagar Budaya yang dikelola masyarakat yang merupakan Ahli Waris.
Jalan menuju Taman Makan Daeng Malela ini melewati hamparan sawah yang menghijau yang ditanami masyarakat Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan ini sudah sangat bagus dibangun pemerintah daerah.
Dikisahkan semasa hidupnya, Namora Pande Bosi adalah seorang yang ahli dalam membuat berbagai alat tradisional yang tercipta dari Besi, seperti Kapak, Cangkul, Parang dan lainnya.
Hanya saja pembuatannya sangat tradisional dengan menggunakan tangannya sendiri setelah besi dibakar dengan api dan dibengkokkan.
Taman Makam Namora Pandai Besi Ini merupakan situs Cagar Budaya yang diperkirakan mempunyai usia 700 tahun dan menjadi salah satu Warisan Situs Cagar Budaya di Indonesia.
Diharapkan Pemerintah Desa dan dinas terkait bisa melestarikannya dengan baik walaupun status kepemilikannya Ahli Waris.
Namun perlu melestarikan peninggalan zaman dahulu, supaya kelak bisa jadi Sejarah yang tidak dilupakan dan tetap dilestarikan.
Apalagi daerah Sekitar Situs Cagar Budaya, Namora Pande Bosi dekat dengan view persawahan yang hijau, sehingga bisa dibuat inovasi/Ikon yang indah untuk menarik pengunjung yang ingin berjiarah ke Taman Makam Namora Pande Bosi/Daeng Malela.
Pengelola Makam Namora Pandai Besi, Arsan Maskuri Lubis (53) kepada wartawan meminta untuk Situs Cagar Budaya, Makam Namora Pandai Besi untuk di publikasikan lewat Media. Berharap para pembaca bisa berminat berwisata ke tempat yang mempunyai nilai Sejarah Budaya di Kabupaten Tapanuli Selatan ini. (Saipul Bahri Siregar)


