TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) sedang dikerjakan oleh PT Nindya (Member Of Danareksa) untuk warga yang terdampak bencana alam tanah bergerak di lapangan bola Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pascabencana alam yang melanda satu perkampungan di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan beberapa waktu lalu, sehingga warga kehilangan tempat tinggal mereka dan untuk sementara waktu Pemerintah membangun Hunian Sementara.

Informasi dihimpun Harian Tabagsel dilapangan, sebanyak 200 unit pembangunan Hunian Sementara sedang dikerjakan para pekerja di lokasi, dengan berupaya semaksimal mungkin dalam proses pembangunannya. Pengerjaan Huntara di kerjakan sejak sepekan lalu, dan ditargetkan akan selesai tujuh hari kedepannya.

Salah satu karyawan PT Nindya mengatakan, bahwa proses pembangunan sudah mendapatkan interuksi langsung dari Presiden Prabowo untuk korban bencana alam di Sumatera.

“Direktur PT Nindya sudah mendapat perintah langsung dari Presiden di lokasi bencana alam pak, dan kami berusaha dalam pengerjaan hunian sementara ini, akan kami kerjakan sebaik mungkin, agar layak dihuni masyarakat korban bencana alam,” ceritanya kepada Harian Tabagsel di lokasi pembangunan, Selasa (13/1/2026).

Perusahaan plat merah ini akan berupaya mengerjakan pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Angkola Selatan dengan baik dan menargetkan pembangunan selesai dengan waktu yang telah ditentukan.

Amatan Harian Tabagsel dilokasi, ratusan pekerja dikerahkan untuk proses pembangunan Huntara agar secepatnya selesai dikerjakan, dan warga Desa Tandihat bisa segera tinggal di lokasi untuk sementara waktu. Sementara untuk rekonstruksi pembangunan terlihat berjalan dengan baik.

Sebelumnya diberitakan Kepala Desa Tandihat, Ranto Panjang Sipahutar membenarkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan untuk sementara waktu mereka akan tinggal di hunian ini. (Saipul Bahri Siregar-HT)