MANDAILING NATAL, hariantabagsel.com– Tim Kesebelasan Old Crack Madina (OCM FC) keluar sebagai juara dalam Turnamen Sepakbola Binatama Cup II setelah menaklukkan tim Fun Football FC melalui drama adu pinalti (4-3), yang berlangsung di Stadion Mini Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Minggu (10/5/2026).

Pantauan, sejak peluit pertama, kedua tim pun masing-masing menunjukkan permainan terbuka dan agresif. Di babak pertama, tim Fun Football FC sebenarnya unggul lebih dulu lewat serangan cepat.

Namun, tak lama pemain OCM FC Ikhsan Chan berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan keras yang tak dapat dihalau oleh penjaga gawang dari Fun Football FC. Skor 1-1 pun berakhir pada babak pertama.

Memasuki paruh kedua, Tim Fun Football kembali memimpin melalui tandukan tajam Ronggur yang tak dapat ditepis oleh penjaga gawang dari Tim OCM FC. Skor 2-1 ini membuat kesebelasan Fun Football bermain lebih defensif untuk mengamankan keunggulan.

Namun, waktu yang hanya tinggal beberapa menit lagi berakhir, pemain OCM FC Khairul Salim muncul sebagai pahlawan. Ia berhasil menyamakan kedudukan. Scor 2-2 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit.

Kemudian, laga pun akhirnya harus ditentukan melalui drama adu penalti. Di sini algojo dari tim kesebelasan OCM FC berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik.

Sementara, dua algojo dari tim Fun Football FC gagal menjalankan tugasnya, setelah tendangan mereka berhasil ditepis oleh penjaga gawang OCM FC.

Ketua Panitia Turnamen Binatama CUP II Kotasiantar, Muhammad Ikshan menyampaikan selamat kepada tim OCM FC yang berhasil keluar sebagai juara pertama dan tim Fun Football FC sebagai runner up pada turnamen tersebut.

Ikshan juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh team yang telah turut berpartisipasi dalam turnamen ini.

“Dan kepada semua suporter maupun penoton yang sejak awal turnamen ini berlangsung telah antusias hadir untuk menyaksikan. Dan bersama-sama menciptakan keamanan dan kenyamanan di lapangan. Terimakasih untuk semua, sampai jumpa di binatama cup selanjutnya,” kata Ikshan.

Azanul Akbar Panjaitan, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Kotasiantar, juga turut menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, S.I.K, M,SI yang telah mensuport turnamen Binatama CUP II.

“Atas nama panitia dan mewakili masyarakat Kotasiantar, kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Kapolres Madina yang telah hadir langsung menyaksikan partai grand final dan mensuport sekaligus memberikan apresiasi uang pembinaan untuk juara pertama,” tutur Akbar.

“Dan juga kepada seluruh donatur, Azkiyal Network, Madina Mart dan Sumber Batu serta donatur lainnya yang tak bisa kami sebutkan satu persatu, kami juga tak lupa menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya,” tambah Akbar.

Sementara, Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, SIK, MSI, turut memberikan pujian tinggi kepada jajaran panitia yang telah menyelenggarakan turnamen dengan tertib dan meriah.

“Saya doakan Binatama Cup terus terlaksana ke depannya dengan skala yang lebih besar, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” kata AKBP Bagus.

Kapolres juga menekankan pentingnya prestasi olahraga sebagai citra positif daerah. Kapolres berharap melalui sepak bola, wajah Kelurahan Kotasiantar dapat dikenal lewat prestasi, bukan hal negatif.

“Dengan perkembangan sepak bola di Kabupaten Madina, saya harap Kota Siantar semakin dikenal karena prestasi olahraganya, bukan lagi karena kasus narkobanya. Olahraga adalah jalan positif untuk membangun daerah,” ungkapnya. (Sahrul Harahap-HT)