DELISERDANG – Gemuruh 20.000 pasang mata dan sorak sorai suporter memecah langit Stadion Utama Sumut, Senin malam (1/6/2026).
Di atas lapangan, Garuda Muda terbang tinggi. Timnas Indonesia U19 membuka kampanye Piala AFF U19 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Myanmar – lawan yang setahun lalu mengalahkan mereka di partai final.
Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Nova Arianto langsung mengambil kendali. Penguasaan bola mencapai 62% di babak pertama.
Tekanan demi tekanan membuahkan hasil di menit 44: Arkhan Kaka, striker haus gol yang musim lalu jadi top skor usia 17 tahun, menyambar umpan silang dari sayap kanan. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang Myanmar. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, lini belakang Myanmar mulai rapuh. Di menit 58, umpan terobosan dari lini tengah berhasil dieksekusi oleh Dimas.
Eksekusi dinginnya membuat kiper Myanmar hanya bisa terdiam. Gol kedua itu seperti pukulan telak. Tekanan dari tribun terus menggebu – nyanyian “Indonesia Raya” menggema tanpa henti.
Di menit 76, lagi-lagi Dimas muncul sebagai mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Memanfaatkan kesalahan umpan balik pemain Myanmar, ia mencecar bola dan dengan mudah menaklukkan kiper. 3-0. Skor yang bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
