MEDAN – Bayangkan tanah di bawah kaki Anda tiba-tiba berguncang dahsyat. Rumah, jalan, dan pelabuhan hancur. Gelombang laut setinggi gedung berlantai tiga menyapu pemukiman. Itulah skenario terburuk jika zona Megathrust di barat Sumatera melepaskan energinya.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan peringatan keras di hadapan 60 peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Dikreg LV Sesko TNI, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, ancaman Megathrust bukan sekadar bencana alam ia adalah ancaman multidimensi.

“Gempa Megathrust Aceh 2004 memicu tsunami Samudera Hindia dan menelan ratusan ribu korban. Sekarang, zona Mentawai dan pesisir barat Sumatera punya potensi serupa,” tegas Bobby di Aula Raja Inal Siregar, Medan.

Apa itu Megathrust? Ini adalah pertemuan lempeng samudera dan benua yang menimbulkan subduksi. Karakteristiknya: magnitudo sangat besar, patahan dangkal dan luas, serta berpotensi tsunami raksasa.