SIMALUNGUN – Di tengah hamparan perkebunan kelapa sawit yang menjadi lumbung minyak nabati nasional, warga Sumatera Utara justru masih berkeluh kesah soal kelangkaan minyak goreng. Ironi ini membuat Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution, angkat bicara.

“Sawit kita melimpah, tapi minyak goreng sulit didapat. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Bobby saat membuka Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PISU) 2026 ke-12 di Open Stage Parapat, Kamis (11/6/2026)

Menantu Presiden RI itu menyoroti sistem distribusi yang dinilai belum berpihak ke daerah produsen. Ia mendorong kebijakan baru agar alokasi minyak goreng prioritas diberikan untuk wilayah penghasil sawit, termasuk Sumut. “Harus ada solusi. Jangan sampai petani sawit sendiri kesulitan memasak,” ujarnya.

Tak hanya soal minyak goreng, Bobby juga menggandeng seluruh bupati/wali kota se-Sumut untuk sukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Data sensus yang digelar sekali dalam sedasawarsa ini akan jadi peta jalan kebijakan ekonomi daerah hingga tingkat desa. “Tidak semua kepala daerah punya kesempatan ini. Manfaatkan maksimal,” pesannya.