PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com- Tahun 2025 sudah memasuki bulan ketiga, namun ternyata guru atau tenaga pendidik di bawah Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan belum menerima pencairan tunjangan sertifikasi atau TPG Triwulan 4 tahun 2024.
Keterlambatan atau penundaan pembayaran tunjangan sertifikasi ini belum di ketahui alasannya secara resmi. Hal ini bisa terjadi karena beberapa sebab, bisa karena keterlambatan administrasi, keterbatasan anggaran ataupun pengalihan anggaran oleh pemerintah daerah.
Adapun aturan yang membahas Tunjangan Sertifikasi untuk para guru ini tercantum dalam Permendikbudristek No 45 Tahun 2023. Dalam aturan tersebut, dijelaskan secara mendetail tentang Tunjangan Profesi Guru (TPG), mulai dari syarat hingga jadwal pencairan.
Pencairan tunjangan khusus, tunjangan sertifikasi dan tambahan penghasilan triwulan I ditetapkan bulan April 2024, triwulan II ditetapkan bulan Juli 2024, triwulan III ditetapkan bulan Oktober 2024 dan triwulan IV ditetapkan bulan November 2024.
K. Siregar guru PNS golongan IV yang mengajar di salah satu sekolah SD Negeri di Kota Padangsidimpuan pada Sabtu (8/3/2025) membenarkan bahwa para guru tenaga pendidik belum menerima pencairan tunjangan sertifikasi atau TPG Triwulan 4 tahun 2024.
K. Siregar mengatakan bahwa besaran yang ia terima jika tunjangan sertifikasi Triwulan 4 cair sekitar Rp.12.000.000.
“Sampai saat ini belum ada penjelasan kepada kami dimana sangkutnya atau apa alasan tunjangan sertifikasi atau TPG Triwulan 4 ini belum bisa diambil. Kalau di hitung, ini sudah lebih 3 bulan dari waktu pencairan yang semestinya, kalau persyaratan pencairan sudah kita lengkapi sesuai aturan,” ujarnya.
Dikatakannya bahwa proses penyaluran atau pencairan tunjangan sertifikasi atau TPG ini kalau dilihat cukup panjang, dimana dari kemenkeu, ke kasda (BPKAD) seterusnya diurus oleh operator tunjangan dinas, ke bank, pastinya memakan waktu yang lama.
Meski demikian, keterlambatan pencairan ini mestinya tidak sebegitu lama, kemudian yang utama bagi kami adalah alasan apa sebenarnya sehingga belum cair.
Belum cairnya tunjangan sertifikasi atau TPG ini juga dikeluhkan Guru PNS Boru Nasution yang bertugas di salah satu SMP Negeri Padangsidimpuan.
Dirinya sangat berharap agar tunjangan sertifikasi Triwulan 4 tahun 2024 segera di cairkan mengingat sebentar lagi akan menghadapi Idul Fitri.
“Terus terang saya sangat berharap tunjangan sertifikasi ini cair pada bulan puasa ini, karena sebentar lagi keperluan dan pembiayaan untuk Hari Raya Idul Fitri nggak bisa di elakkan. Semua guru dan pengawas yang jumlahnya sekitar 1.000 orang tentunya sangat berharap segera cair, syukur-syukur kalau bisa cair sekaligus TPG Triwulan I tahun 2025 ini,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementrian Agama Kota Padangsidimpuan, Khoirun Nikmad Hrp, S.Pd.I, M.Pd saat di tanya terkait pencairan sertifikasi guru atau TPG di bawah Kementrian Agama Kota Padangsidimpuan mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala.
“Sejauh ini kami belum ada menerima laporan terkait tidak cairnya sertifikasi guru atau TPG di bawah Kementrian Agama terutama tahun lalu. Yang kami tahu, TPG guru sertifikasi yang berasal dari Kemenag selalu on time dan kalaupun ada permasalahan, Kepala Sekolah selalu koordinasi dengan kami, artinya TPG tahun 2024 aman atau lancar, ”sebutnya. (Anas Nasution)

