PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Tangis haru pecah di pelataran Masjid Raya Al-Abror, Kota Padangsidimpuan, Minggu 3/5/2026. Sebanyak 351 jemaah haji asal Kota Padangsidimpuan resmi dilepas Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, untuk menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci Makkah tahun 1447 H/2026 M.
Prosesi pelepasan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu berlangsung khidmat. Lantunan takbir, doa, dan azan mengiringi langkah para tamu Allah. Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 12 Embarkasi Medan itu tampak mengenakan seragam batik cokelat motif Saro Tabagsel, lengkap dengan koper biru berlogo Kemenag.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya lepas secara resmi keberangkatan 351 jemaah haji Kota Padangsidimpuan tahun 2026. Selamat jalan, semoga sehat, lancar ibadahnya, dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur,” ucap Wali Kota Letnan Dalimunthe saat melepas rombongan.
*Rincian Kloter 12: 351 Orang, Termuda 18 Tahun, Tertua 83 Tahun*
Dari data Kemenag Padangsidimpuan, 351 jemaah Kloter 12 terdiri dari 343 jemaah haji reguler, 5 petugas kloter, dan 3 petugas haji daerah (PHD) dari Pemko Padangsidimpuan.
Ada dua kisah yang mencuri perhatian. Jemaah termuda, Dairyl Aprillevi Zaki, (18), warga Batunadua. Ia berangkat menggantikan almarhum ayahnya yang wafat tahun lalu.
“Ayah sudah daftar sejak saya SD. Ini amanah beliau yang harus saya tunaikan,” kata Dairyl sambil menahan tangis.
Sementara jemaah tertua, Aisyah Nasution, (83), warga Wek V, harus menunggu 13 tahun.
“Alhamdulillah, Allah panggil juga saya. Walau sudah sepuh, hati ini masih kuat karena rindu Ka’bah,” ucap Nek Aisyah yang didorong kursi roda oleh cucunya.
Usai dilepas, seluruh jemaah langsung naik 9 unit bus menuju Asrama Haji Medan. Di sana jemaah menjalani karantina 1 hari untuk cek kesehatan akhir dan pembagian living cost 1.500 SAR. Kloter 12 dijadwalkan terbang ke Madinah pada Senin, 4/5/2026 pukul 09.40 WIB menggunakan Garuda Indonesia GA-2102.
*Pesan Wali Kota: Jaga Niat, Jaga Kesehatan, Jaga Nama Padangsidimpuan*
Dalam sambutannya, Wali Kota Letnan Dalimunthe menitipkan tiga pesan kepada jemaah:
“Pertama luruskan niat. Bapak Ibu bukan wisata, tapi tamu Allah. Laksanakan setiap rukun dengan khusyuk dan ikhlas. Kedua jaga kesehatan. Suhu di Makkah bisa 45 derajat. Perbanyak minum air zam-zam, pakai masker, jangan memaksakan diri. Petugas kloter siap 24 jam. Ketiga, jaga nama daerah. Tunjukkan akhlak orang Tabagsel, santun, sabar, suka menolong. Doakan Padangsidimpuan aman, damai, dijauhkan dari narkoba.” Semoga perjalanan ini menjadi perjalanan ibadah yang penuh berkah. Pulanglah sebagai haji mabrur, membawa kebaikan untuk keluarga dan Kota Padangsidimpuan,” tegas Letnan, disambut kata amin dari ribuan hadirin.
*Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Hadir Lengkap*
Pelepasan turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padangsidimpuan, di antaranya Ketua DPRD dan Kapolres. Turut mendampingi Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, Ketua MUI, Ketua IPHI, Ketua FKUB, serta Ketua TP PKK Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe dan Ketua DWP Ny. Hj. Minta Rahmat Marzuki Nasution.
Hadir pula para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, para camat, alim ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang dengan tulus mengiringi langkah para tamu Allah. Doa pelepasan dipimpin Ketua MUI Kota Padangsidimpuan.
*Kemenag: Jemaah Sudah Siap 100 Persen*
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Padangsidimpuan, Iswardin, memastikan seluruh jemaah sudah istithaah.
“Vaksin meningitis, influenza, dan polio lengkap. Manasik 10 kali sudah. Kartu kesehatan elektronik aktif. Secara administrasi dan fisik, jemaah siap 100 persen,” jelasnya.
Iswardin mengingatkan jemaah agar tidak terpisah dari rombongan.
“Simpan nomor ketua regu dan ketua rombongan. Patuhi arahan petugas. Jaga adab di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kita duta Indonesia di sana,” pesannya.
*Tangis Keluarga Pecah, Warga Buka Dapur Umum*
Momen paling menguras air mata saat jemaah bersalaman dengan keluarga. Banyak yang sujud syukur di halaman masjid. Hj. Rosmawati (62), mengaku menabung 20 tahun dari hasil jualan saraba.
“Alhamdulillah, Allah kabulkan,” katanya sambil mengusap air mata.
Petugas Satpol PP dan Dishub menutup sementara Jalan Masjid Raya untuk kelancaran acara. Warga sekitar ikut berpartisipasi membuka dapur umum, membagikan teh telur dan nasi bungkus gratis kepada pengantar.
*Makna Haji: Panggilan yang Tak Kenal Usia*
Pelepasan 351 jemaah ini menjadi bukti bahwa panggilan Baitullah tidak memandang usia dan status. Dari Dairyl 18 tahun yang menggantikan ayah, hingga Nek Aisyah 83 tahun yang sabar menunggu belasan tahun. Semua disatukan dalam niat yang sama: memenuhi panggilan Allah.
Pukul 10.15 WIB, rombongan bus perlahan meninggalkan Masjid Raya Al-Abror. Lambaian tangan, kumandang azan, dan doa mengiringi hingga bus hilang di tikungan Jalan Sudirman.
*Selamat jalan, Dhuyufurrahman. Semoga mabrur, sehat pergi-pulang, dan membawa keberkahan bagi Kota Padangsidimpuan*
*Data Kloter 12 Padangsidimpuan 2026*
Keterangan Detail
**Jumlah** 351 orang (343 jemaah + 5 petugas kloter + 3 PHD)
**Jemaah Laki-laki** 148 orang
**Jemaah Perempuan** 195 orang
**Termuda** Dairyl Aprillevi Zaki, 18 tahun
**Tertua** Aisyah Nasution, 83 tahun
**Embarkasi** Medan (KNO)
**Terbang ke Madinah** Senin, 4/5/2026, 09.40 WIB, GA-2102
**Pemulangan** Pertengahan Juni 2026 via Jeddah. (Sabar Sitompul-HT)

