PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com- Warga yang terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Pramuka dan Palang Merah Kota Padangsidimpuan yang membantu membersihkan dan sampah dan lumpur serta membantu mengangkat dan menyusun perabotan rumah yang terdampak banjir.

Kehadiran anggota Pramuka dan PMI yang umumnya pelajar SMA sangat membantu meringankan beban warga terdampak banjir tersebut.

Khadijah Harahap warga Kelurahan Aek Tampang menyampaikan ucapan terimakasih karena akses jalan ke rumahnya sudah lebih mudah di lalui.

Begitu juga berkat pertolongan anak-anak pelajar tersebut, perabotan seperti lemari dan tempat tidur yang tergenang lumpur di dalam kamar, sudah bisa di pindahkan atau di keluarkan. Hal ini di sampikannya saat di temui pada Minggu (16/3/2025).

“Terima kasih untuk anak-anak kami yang sudah membantu, kalau tidak, mungkin entah sampai kapan perabotan tersebut bisa di pindahkan. Mungkin sampai busuk atau tidak terpakai lagi,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa selama tiga hari ini beberapa orang yang menurut pendapatnya adalah petugas atau pegawai Pemerintah Kota Padangsidimpuan, banyak yang datang ke tempat pemukimannya.

Namun meraka datang hanya melihat-lihat dan mengambil foto saja, usai itu meninggalkan tempat. Khadijah tidak berkenan menyampaikan petugas tersebut memakai atribut apa atau dari dinas apa.

Muhendri warga Sibaganding Sitamiang juga menyampaikan hal yang sama, yakni ucapan terima kasih atas kehadiran anggota Palang Merah Remaja dan Pramuka yang membantu membersihkan khususnya jalan atau gang yang ada di pemukiman warga.

Foto: Anggota Pramuka dan Palang Merah Kota Padangsidimpuan yang membantu membersihkan dan sampah dan lumpur serta membantu mengangkat dan menyusun perabotan rumah yang terdampak banjir. (Anas Nasution)

“Hanya ucapan terima kasih yang bisa kami sampaikan kepada pengurus PMI dan Kwarcab Pramuka, terutama kepada anak-anak kami anggota PMR dan Pramuka. Bantuan tenaga dalam membersihkan sampah, memindahkan lumpur serta membantu memindahkan prabotan warga, sudah sangat berarti bagi kami. Barangkali tidak berlebihan kalau saya atas nama warga mengucapkan terima kasih atas bantuan ini,” sebutnya.

Muhendri seorang guru di salah satu SMA Negeri di Kota Padangsidimpuan menilai gerak cepat yang di perbuat PMI dan Kwarcab Pramuka sangat patut di apresiasi.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada orang tua yang mengijinkan anak-anak tersebut turun dan berlumpur membantu korban banjir.

Sementara itu Andalan (Pengurus) Kwarcab Pramuka Kota Padangsidimpuan, Arief Anugrah yang didampingi Armen Ray dan Giesman Hutauruk dan sejumlah anggoka Dewan Kerja Cabang (DKC) yang di jumpai di Kantror Kwarcab Pramuka mengatakan bahwa kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 19 Maret 2025.

“Kita akan turun membantu masyarakat ke seluruh lokasi terdampak banjir hingga tanggal 19/3/2025 nanti. Seluruh Gudep atau sekolah akan mengirimkan anggota pramuka untuk turut membantu. Direncanakan, anggota pramuka SMP juga akan ikut serta membantu warga terdampak banjir ini,” ujar Arif.

Selain itu diharapkan, pramuka yang ada di perguruan tinggi ikut serta turun ke lapangan membantu warga. (Anas Nasution)