PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com- Agenda buka puasa bersama yang sudah dirancang pelajar SMA Negeri 1 Kota Padangsidimpuan di batalkan. Pembatalan acara ini sebagai bentuk rasa turut berduka atau empati terhadap korban atau terdampak banjir Kota Padangsidimpuan.
Kepala SMA Negeri 1 Kota Padangsidimpuan, Dra. Nursyawiyah Hutauruk, M.Pd melalui Guru Olah Raga, Samsul Lubis, S.Pd, M.Pd, mengatakan bahwa biaya yang sudah terkumpul untuk acara tersebut di alihkan menjadi bantuan kepada korban bencana banjir.
“Acara buka puasa bersama yang tadinya sudah dirancang pelaksanaannya jelang libur sekolah, Jumat, 20 Maret 2025 kita batalkan. Semua siswa sepakat, kalau biaya buka puasa bersama yang telah mereka kumpul di alihkan menjadi bantuan terhadap korban banjir,” ucapnya.
Samsul menyebut bahwa diantara siswa SMA Negeri 1 ada yang terdampak banjir, jadi sebagai bentuk empati acara buka puasa bersama itu mereka batalkan. Melalui pengurus OSIS dan Ketua Kelas, uang itu di belanjakan dan di jadikan paket bantuan sembako.
Paket bantuan tersebut di sumbangkan bukan hanya kepada siswa yang terdampak, tetapi di berikan juga kepada masyarakat. Bantuan itu kita bagi 3 macam, ada yang ditambahi uang ada yang hanya paket sembako saja.
“Kebijakan ini kita lihat sesuai kondisi korban terdampak,” hal ini disampaikan Samsul Lubis usai membagi bantuan tersebut pada Jumat, (21/3/2025).
Ketua Komite SMA Negeri 1 Padangsidimpuan, Drs. Ibnu Hajar, M.Pd menyambut baik tindakan yang dilakukan siswa ini.
“Alhamdulillah, mereka memiliki rasa dan empati, sebagai bentuk kepeduliaan kepada masyarakat yang mengalami suasana duka. Hal baik ini terus di pertahankan, harapannya kedepan di ikuti sekolah yang lain. Selaku perwakilan orang tua, kami memberi apresiasi kepada kepala sekolah dan jajarannya atas tindakan yang baik ini,” sebutnya. (Anas Nasution)

