TAPANULI SELATAN, HARIAN TABAGSEL.com- Seorang pengemudi sepeda motor Honda Beat tanpa TNKB, Borkat Akbar (20), meninggal dunia di TKP usai terlibat kecelakaan maut, pada Senin (24/03/2025) malam.

Warga Kelurahan Padang Matinggi Lestari, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan ini meninggal, usai dihantam pengemudi Suzuki Satria F yang juga tanpa TNKB, yang dikendarai Herman Sah (19).

“Herman, merupakan warga Desa Manunggang Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan,” terang Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi, SIK, MH, melalui Kasat Lantas, AKP Danil Saragih, SH, MH, pada Selasa (25/03/2025) malam.

“Ya betul, Senin (24/03/2025) malam kemarin telah terjadi peristiwa kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan 1 orang korban jiwa, kasus tersebut sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Tapanuli Selatan,” tambahnya.

Kata Kasat, kecelakaan maut ini terjadi di Jalinsum Km 13-14 Jurusan Padangsidimpuan-Panyabungan atau tepatnya di Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kasat memaparkan, awalnya Herman datang dari arah Panyabungan ke Padangsidimpuan. Setiba di TKP atau di Kelurahan Bintuju, Herman hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya.

“Dan saat sedang mendahului, tiba-tiba datang dari arah yang berlawanan satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa TNKB yang dikemudikan Almarhum Borkat,” ucap Kasat.

Tabrakan pun tak terelakkan. Akibat dari kejadian tersebut, Borkat meninggal dunia di TKP. Sedangkan Herman, mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di Pos Lantas Batang Angkola, Polres Tapanuli Selatan,” ucap Kasat.

Dalam kesempatan ini, Kasat juga mengimbau ke segenap masyarakat pengguna jalan agar tetap waspada selama berkendara. Pastikan saat berkendara, kondisi fisik dalam keadaan prima.

“Begitu juga dengan kondisi kendaraan, juga harus laik jalan. Serta, tetap utamakanlah keselamatan daripada kecepatan. Karena, keluarga dan saudara kita menunggu di rumah,” imbaunya.

Apalagi saat ini pihaknya sedang melakukan OPS ketupat Toba 2025 menjelang Idul Fitri 1446 H. (Sabar Sitompul)