PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Identitas pelaku pencurian meteran air yang ditangkap warga bersama Polsek Batunadua akhirnya terungkap. Pria yang diamankan di Desa Ujung Gurap pada Senin, 12 Mei 2026 sore, diketahui merupakan warga Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Pelaku berinisial TPRP, kelahiran 2006, ditangkap warga sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution setelah ketahuan mencuri meteran air milik warga bernama Alam. Saat diamankan, warga menemukan dua meteran air lain dalam penguasaannya.
Petugas Polsek Batunadua yang mendapat laporan langsung ke lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Korban berinisial AR mengaku baru mengetahui kejadian saat mendapat kabar dari saksi melalui WhatsApp. Saat itu ia sedang mendampingi istrinya melahirkan di RS Meta Medica.
“Setelah dicek, satu meteran milik saya dan satu lagi belum diketahui pemiliknya. Kerugian saya sekitar Rp5.430.000,” ujar AR.
Ia kemudian membuat laporan resmi ke Polres Padangsidimpuan agar pelaku diproses sesuai hukum.
Kapolsek Batunadua, AKP Sulaiman Rangkuti, S.H., mengatakan penangkapan ini adalah hasil kerja sama cepat antara warga dan personel Polsek.
“Pelaku tertangkap berkat kerja sama warga dan polisi. Setelah diamankan, pelaku beserta tiga unit meteran air sebagai barang bukti langsung kami serahkan ke Polres Padangsidimpuan. Penyerahan disaksikan masyarakat,” jelas AKP Sulaiman.
Menurutnya, keterlibatan warga sangat membantu kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Pihaknya kini masih mendalami apakah ada korban lain dan asal-usul meteran ketiga.
AKP Sulaiman mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
“Serahkan pelaku ke polisi agar diproses sesuai hukum. Sinergi seperti ini yang kita butuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Kasus ini kini ditangani Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan mencari pemilik meteran ketiga yang belum diketahui asal-usulnya. (Sabar Sitompul-HT)
