PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Puluhan warga Kampung Darek, Gang Dame, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, mendatangi Mako Polres Padangsidimpuan, Kamis (14/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.54 WIB.

Kedatangan mereka bertujuan untuk mengetahui secara langsung kronologi penangkapan salah satu warga mereka bernama Tolip, yang sebelumnya diamankan oleh tim Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Padangsidimpuan.

Penangkapan tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di wilayah Kampung Losung.

Alim Ulama Kampung Darek, Zainal Abidin Siregar, yang turut hadir di depan gerbang Mako Polres Padangsidimpuan, membenarkan peristiwa penangkapan tersebut. Ia mengaku telah berbicara langsung dengan Tolip terkait kejadian itu.

“Saya sudah menjumpai si Tolip dan bicara langsung sama dia. Dia juga mengakui perbuatannya kalau dia memang telah mengonsumsi zat yang diduga sebagai sabu,” ujar Zainal.

Menurut penuturan Tolip kepada Zainal, peristiwa itu bermula saat dirinya diajak oleh seorang temannya bernama Tomi untuk bekerja mengecat rumah di Kampung Losung.

Setibanya di lokasi, keduanya disebut sempat menggunakan zat terlarang tersebut. Setelah itu, Tomi meminta Tolip membawa sebuah kaca yang diduga merupakan alat yang digunakan dalam pemakaian narkoba.

Saat Tolip keluar dari lokasi, petugas kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap dirinya. Sementara Tomi disebut telah meninggalkan lokasi dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Warga menilai peristiwa ini menjadi perhatian karena Tolip selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial masyarakat, termasuk ikut dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.

Karena itu, sebagian warga meminta penjelasan yang lebih lengkap terkait kronologi penangkapan tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Meski demikian, warga Kampung Darek menegaskan mereka tetap mendukung langkah Polres Padangsidimpuan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.

Masyarakat juga berharap pihak Satnarkoba dapat menindaklanjuti informasi terkait Tomi yang disebut berada di lokasi saat kejadian, sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan secara menyeluruh dan adil.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satnarkoba Polres Padangsidimpuan belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut. (Rahmat Efendi Nasution-HT)