PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Seratusan Santri Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Padang Lawas Utara (Paluta) antusias mengikuti Pelatihan Pertolongan Pertama (P3) dasar yang diadakan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paluta, Kamis (10/9).
Anjangsana pertama jajaran PMI Kabupaten Paluta dalam rangka Go To Pesantren sekaligus semarak HUT PMI dikemas unik dan menarik dalam rangka seminar dan simulasi keterampilan dasar pertolongan pertama kepada para santri.
Pelatihan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sederhana, meliputi pertolongan pertama, penanganan luka dan perdarahan, pingsan, tersedak, serta cedera lainnya, yang dilanjutkan dengan simulasi dan praktik.
Ketua PMI Paluta H Tohong P Harahap dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak Ponpes yang telah menjadi mitra serta bersedia sekolahnya dikunjungi dalam rangka meningkatkan keterampilan dasar pertolongan pertama kepada para santri.
“Kami berharap ke depan kerja sama ini bisa ditingkatkan,” ujar Tohong.
Pihaknya berharap para santri tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu bertindak cepat, tepat dan aman ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan pesantren maupun masyarakat.
Para santri dan tenaga pelajar Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah mengapresiasi kegiatan yang melibatkan jajaran PMI Paluta dipimpin langsung Ketua PMI Paluta H Tohong Pangondian Harahap di sekolahnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Padang Lawas Utara, Abi Rusdi Manik menyambut baik kegiatan edukasi dan sosialisasi kepalangmerahan yang dihelat PMI Paluta.
“Terimakasih dan apresiasi tinggi kita sampaikan atas edukasi ini yang sangat detail oleh PMI Paluta kepada santri” tegasnya. (Rel-HT)
