PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Warga Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), mengalami kendala dalam mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) menyusul kondisi mobil pelayanan Adminduk yang mengalami kerusakan.
Mobil pelayanan tersebut selama ini digunakan untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya warga di desa-desa yang jauh dari pusat pemerintahan.
Kerusakan kendaraan membuat pelayanan Adminduk keliling ke sejumlah desa menjadi terkendala. Kondisi ini dikhawatirkan menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan seperti perekaman dan pencetakan KTP-el, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran maupun dokumen kependudukan lainnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Paluta, Akhirul Razak Siregar dikonfirmasi membenarkan kondisi mobil pelayanan tersebut.
Menurutnya, kendaraan pelayanan yang ada saat ini kondisinya sudah tidak layak digunakan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
“Memang benar, kondisi mobil pelayanan kita sudah tidak layak pakai dan sudah sepantasnya diganti dengan unit yang baru,” ujar Akhirul Razak, Selasa (15/9/2026).
Ia mengatakan, keberadaan mobil pelayanan sangat penting untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan secara langsung ke 12 kecamatan yang ada di Paluta.
Penggantian kendaraan dengan unit baru, lanjutnya, diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan tidak terganggu akibat kendala kendaraan.
“Ini demi kelancaran pelayanan ke kecamatan. Mobil pelayanan sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat, sehingga pelayanan Adminduk bisa tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Masyarakat Kecamatan Ujung Batu berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian terhadap kondisi kendaraan tersebut dan mengupayakan pengadaan unit baru.
Dengan adanya kendaraan pelayanan yang layak, masyarakat berharap pelayanan administrasi kependudukan dapat kembali dilakukan secara optimal dan menjangkau seluruh kecamatan tanpa harus menunggu terlalu lama. (Asmar Siregar-HT)
