PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com- Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Padangsidimpuan terus gencar melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas terutama pengetahuan gerakan petugas lalu lintas saat bertugas di jalan.

Sosialisasi yang sekaligus peragaan gerakan yang di lakukan petugas di lapangan di sosialisasikan ke sekolah- sekolah. Salah satunya sosialisasi ini dilaksanakan di Lapangan SMA Negeri 1 Kota Padangsidimpuan, Rabu (19/02/2025).

Sebanyak 50 orang siswa siswi SMA Negeri 1 Kota Padangsidimpuan mengikuti dan mempraktekkan 12 gerakan pengaturan lalu lintas di bawah arahan tiga personil Polres Padangsidimpuan yakni Kanit Turjawali Ipda Andi Situmorang, SH, Aiptu Ridoan dan Brigpol D Ritonga.

Ketiganya secara bergantian menjelaskan arti gerakan atau isyarat tangan dan bunyi tiupan peluit petugas polisi saat mengatur arus lalu lintas.

Adapun ke 12 gerakan lalu lintas yang diajarkan tersebut yakni stop semua arah, stop arah tertentu, stop depan, stop belakang, stop depan belakang, jalan kanan, jalan kiri, jalan kanan jalan kiri, percepat kanan, percepat kiri, perlambat depan, dan perlambat belakang.

Begitu juga terlihat di terangkan tentang makna atau arti tiupan peluit petugas seperti Satu tiupan peluit yang panjang, dua kali tiupan peluit yang teratur, tiga kali peluit pendek berulang kali dan sebagainya.

Ipda Andi. Situmorang, SH mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada para pelajar di Padangsidimpuan agar selalu tertib berlalu lintas.

“Kita mensosialisasi tentang aturan lalu lintas sehingga para pelajar mengetahui kondisi di jalan. Termasuk, mengetahui serta memahami 12 gerakan atau isyarat dari petugas. Dengan pengetahuan tersebut siswa akan tertib dalam berlalu lintas serta di harapkan siswa atau pelajar turut mengingatkan teman temannya untuk berlalu lintas dengan tertib, tidak melakukan pelanggaran,” ucapnya.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 1 Padangsidimpuan, Drs. Nursyawiyah Hutauruk, M.Pd sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan Satlantas Polres Padangsidimpuan ini.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan agar para siswa dapat memahami cara aman berkenderaan dan tertib di jalan atau berlalu lintas. Begitu juga masyarakat pengguna jalan agar mengerti dan memahami arti gerakan atau isyarat pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh petugas di jalan atau tempat keramaian, supaya tidak terjadi salah penafsiran yang bisa berakibat fatal terjadinya kecelakaan. Hal ini agar terciptanya keamanan, ketertiban dan kelancaran bagi pemakai jalan. Begitu juga masyarakat pengguna jalan yang sedang menuju tempat kerja, tempat usaha ataupun aktifitas lainnya merasa nyaman dan terlayani oleh petugas dalam hal ini Polri,” pungkasnya. (Anas)