TAPANULI SELATAN, HARIAN TABAGSEL.com– 1 rumah warga dan penghuninya di Lorong 1, Desa Sisundung, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan tertimbun longsor, Sabtu (22/02/2025).

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, disaat korban pasangan suami istri (Pasutri) Eka Wijaya Dalimunthe (45) dan Ani Lubis (42) diduga masih berada didalam rumah yang sudah tertimpa longsoran.

“Kedua korban masih dalam pencarian dari balik tanah longsoran akibat hujan yang mengguyur daerah tersebut,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan PenanggulanganBencana Daerah Tapsel, Idam Halid Pulungan.

Hingga malam hari, personel masih terus melakukan pencarian.

“Kedua korban masih dalam pencarian dari balik tanah longsoran akibat hujan yang mengguyur daerah tersebut,” katanya.

Menambahkan, Sekcam Kecamatan Angkola Barat, Raja MP Harahap bahwa tiga anak korban selamat.

“”Anaknya ada tiga, satu sudah berkeluarga, satu kuliah di Bandung, satu lagi bersama mereka tetapi saat kejadian sedang bepergian, tetapi saat ini sudah berada di Sisundung,” pungkasnya.

Sementara informasi yang di peroleh di lokasi kejadian menyebutkan bahwa asangan suami Eka Wijaya Dalimunthe (42) dan isterinya Sariani Lubis (40) yang tertimbun tanah longsor bersama rumah tinggal mereka di Desa Sisundung, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Betul sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel, Idam Halid Pulungan, Sabtu (23/2/2025).

Pertama ditemukan atau sekira pukul 21.00 WIB jasad Eka Wijaya Dalimunthe, di titik teras rumah. Setengah jam kemudian atau pukul 21.30 WIB jasad isterinya Sariani Lubis ditemukan di titik ruang tamu.

“Dalam proses pencarian kedua jasad warga dibantu petugas dengan menggunakan alat manual serta sebuah alat berat yang kebetulan berada di desa tersebut,” ujarnya.

Kedua jasad korban kini sudah dievakuasi dan disemayamkan ke rumah orang tua korban di desa yang sama yang tidak jauh dari lokasi bencana.

“Rencana keluarga kedua jasad korban akan dimakamkan, Minggu (23/2),” tambahnya.

Menurut Idam ada lebih kurang 50 meter lebar dengan kedalaman lebih kurang 15 meter tanah yang longsor dan menimbun rumah korban yang meninggal tersebut.

“Selain menghancurkan sebuah rumah dan menewaskan dua warga, longsor akibat hujan yang melanda daerah itu juga mengancam tiga rumah lain dekat lokasi longsor yang terjadi sekira pukul 19.00 WIB tadi,” pungkasnya. (SMS)